JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kiper PSM dan Gelandang Arema FC Tercelat dari Timnas U-22

13 Januari 2019, 12:15:59 WIB
Indra Sjafri, Timnas U 22, Timnas U 22 Indonesia, Dalmiansyah Matutu, Hilman Syah, Arema FC, PSM Makassar
Indra Sjafri coret tiga pemain dari skuad Timnas U-22 Indonesia (PSSI.org)
Share this

JawaPos.com - Sistem promosi dan degradasi dilakukan pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri. Setelah latihan game internal pada Sabtu (12/1), ada tiga nama yang diumumkan terdegradasi. Mereka adalah kiper Hilman Syah (PSM Makassar), gelandang Dalmiansyah Matutu (Arema FC), dan Yoga Pratama (PSIM Jogjakarta).

Ada yang degradasi, maka ada yang promosi. Tiga nama yang promosi adalah kiper Nadeo Argawinata (Borneo FC) serta dua gelandang lain Jayus Haryono (Arema FC) dan M Syafril Lestaluhu (Persib U-19).

Indra menjelaskan, ketiga pemain yang terdegradasi dinilai kurang bersaing untuk menjadi yang terbaik pada posisinya. "Dipulangkan, tapi bukan berarti tidak bisa dipanggil lagi. Kami akan tetap memantau dari latihan yang dilakukan bersama klub," paparnya.

Indra Sjafri, Timnas U 22, Timnas U 22 Indonesia, Dalmiansyah Matutu, Hilman Syah, Arema FC, PSM Makassar
Seleksi pemain Timnas U-22 Indonesia (Chandra Satwika/Jawa Pos)

Pergantian itu tidak hanya berdasarkan hasil game internal. "Ada empat kriteria penilaian, yakni kemampuan, fisik, taktikal kecerdasan, dan mental. Itu juga ditambah hasil kesehatan, fisioterapi, dan psikotes. Jadi, tidak terlalu sulit sebenarnya untuk menentukan siapa yang lanjut," papar pria 55 tahun tersebut.

Mulai Senin (14/11), tiga pemain yang promosi akan ikut berlatih. Sama dengan pemain lain, ketiganya harus mampu langsung beradaptasi dan berharap tidak terdegradasi.

Dalam latihan Sabtu (12/1), Dimas Drajad (PS Tira) dan Sani Rizki Fauzi (Bhayangkara FC) tampil cemerlang. Berada dalam satu tim bersama beberapa pemain reguler di Timnas seperti Hanif Sjahbandi dan Osvaldo Haay, Dimas serta Sani mampu menunjukkan dominasi. Ketenangan serta kecerdasan membaca permainan terlihat jelas. Bahkan, Dimas mencetak satu gol dari assist Sani.

Indra pun tidak menampik bahwa kedua pemain itu cukup mengesankan. Tapi, dia enggan mengomentarinya secara langsung. "Ya, memang ada beberapa pemain yang cukup mengejutkan, tapi saya tidak bisa menilai per individu di sini dan mengumbarnya di media," terangnya.

Di sisi lain, Dimas yang ditemui Jawa Pos seusai latihan mengatakan senang dengan pencapaiannya untuk sementara. Jebolan Timnas Indonesia U-19 yang menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 lalu itu berharap bisa terus menunjukkan kualitasnya agar kembali berkostum Garuda di Dada pada event internasional. "Saya harus bekerja keras lagi untuk masuk skuad inti," ucapnya.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : (rid/ham)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini