JawaPos Radar | Iklan Jitu

Piala Indonesia 2018-2019

Gemas Jadwal Tak Jelas, Persinga Minta Lawan Persebaya Satu Leg Saja

11 Februari 2019, 09:00:59 WIB
piala indonesia 2018-2019
Babak 32 besar masih gelap bagi Persebaya maupun Persinga. (pssi.org)
Share this

JawaPos.com - Tak hanya pihak Persebaya Surabaya yang gemas dengan jadwal Piala Indonesia yang tidak kunjung jelas. Pihak Persinga Ngawi pun merasakan hal serupa. Saking kesalnya, Persinga usulkan laga babak 32 besar Piala Indonesia itu digelar satu leg saja.'

Manajemen Persinga Ngawi sudah mulai gerah. Penundaan sampai empat kali yang dilakukan PSSI pada leg pertama kontra Persebaya Surabaya di babak 32 besar Piala Indonesia dinilai cukup merugikan. Karena itu, mereka mengusulkan agar leg pertama tidak usah digelar.

Itu artinya, pertemuan kedua tim akan digelar satu leg saja. Itupun dengan status Persebaya sebagai tuan rumah dan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Karena satu leg, siapapun yang menang dalam laga itu otomatis lolos.

Manajer Persinga Didik Purwanto menyatakan pihaknya akan mengajukan wacana itu ke PSSI selaku operator. “Draft suratnya sudah jadi. InsyaAllah besok (hari ini, red) kami kirim ke PSSI,” kata Didik kepada Jawa Pos.

Sejatinya, manajemen Persinga cukup berat hati untuk bermain satu leg saja. Tapi, CEO Persinga Dwi Rianto Jatmiko mengaku keputusan itu memang harus diambil. Pertimbangannya, Persinga sudah harus mendaftarkan skuadnya untuk Liga 3 ke PSSI selambat-lambatnya pada 28 Februari mendatang.

“Kalau hanya satu leg, nanti kami kan bisa lebih fokus untuk mempersiapkan tim di ajang Liga 3,” tegas pria yang juga Ketua DPRD Kabupaten Ngawi ini.

Nah, saat ini skuad Persinga memang sudah komplet, yakni ada 23 pemain. Tapi, tak jelasnya laga kontra Persebaya membuat beberapa pemain mencari kepastian. “Bahkan ada beberapa pemain kami yang sudah diincar klub lain. Ini kan susah juga,” tegas Didik.

Dia pun berharap segera ada kepastian jadwal kontra Persebaya. “Jangan sampai Piala Indonesia malah membebani kami di Liga 3 nanti,” tambah Didik.

Pihak Persinga juga sudah melakukan konumikasi kepada manajemen Persebaya terkait hal ini. Saat coba dikonfirmasi, manajer Persebaya Candra Wahyudi masih bungkam. WhatsApp dan telepon dari Jawa Pos tidak direspons.

Tapi, Didik mengatakan bahwa pihak Persebaya sudah memberikan sinyal positif. “Mas Candra (Wahyudi) garis besarnya setuju (laga satu leg saja),” terang Didik.

Kalaupun kedua tim setuju dengan satu leg saja, maka hal itu harus seizin PSSI selaku operator. Person In Charge Piala Indoensia Dessy Arfianto mengatakan, pihaknya memang belum mengetahui rencana Persinga untuk meminta satu leg saja. Tapi, jika Persinga berniat mengajukan hal tersebut, tak ada jaminan untuk langsung dikabulkan oleh PSSI.

“Kan ini masih wacana. Kami perlu pembahasan. Nanti kami perlu telaah dulu,” kata Dessy.

Di sisi lain, skuad Green Force sejatinya sudah sangat siap jika untuk berduel dengan Persinga. Apalagi, komposisi pemain sudah komplet. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman juga sudah mulai mengotak-atik skema skuadnya.

Termasuk sudah bisa memainkan beberapa pemain ayar. Seperti Hansamu Yama dan Alwi Slamat. “Kami tunggu saja kapan jadwal lawan Ngawi,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : (gus)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up