Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Februari 2026 | 18.25 WIB

Paul Munster Kecewa Jelang Hadapi Persebaya Surabaya! Bhayangkara FC Kena Comeback, Luka Lama Terbuka

Paul Munster hadapi Persebaya Surabaya dengan tren buruk bersama Bhayangkara FC. (Bhayangkara FC) - Image

Paul Munster hadapi Persebaya Surabaya dengan tren buruk bersama Bhayangkara FC. (Bhayangkara FC)

JawaPos.com — Paul Munster kecewa berat jelang hadapi Persebaya Surabaya setelah Bhayangkara Presisi Lampung FC gagal mempertahankan keunggulan dan kalah dramatis dari Borneo FC Samarinda. Kekalahan itu terasa menyakitkan karena Bhayangkara FC sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya terkena comeback di kandang sendiri.

Laga Bhayangkara FC kontra Borneo FC berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026).

Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena memperlihatkan perubahan permainan yang drastis antara babak pertama dan kedua.

Pada babak pertama, Bhayangkara FC tampil solid dan mampu mengontrol jalannya laga. Usaha mereka terbayar melalui gol Privat Mbarga pada menit ke-45+4 yang membuat tuan rumah unggul 1-0.

Gol tersebut sempat memberi harapan besar bagi Bhayangkara FC untuk mengamankan tiga poin. Atmosfer stadion pun berubah optimistis menyambut babak kedua.

Namun situasi berbalik cepat setelah jeda. Borneo FC tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-50 melalui gol Komang Teguh.

Gol penyeimbang itu mengubah momentum pertandingan. Bhayangkara FC terlihat kehilangan ritme dan mulai tertekan oleh intensitas permainan tim tamu.

Tekanan berlanjut hingga akhirnya Borneo FC mencetak gol kemenangan. Nul Zikrak menjadi penentu hasil laga lewat golnya pada menit ke-77.

Comeback tersebut membuat Bhayangkara FC harus menelan kekalahan 1-2 di depan pendukung sendiri. Hasil ini menjadi pukulan mental menjelang laga berat berikutnya.

Pelatih Borneo FC Paul Munster tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai pertandingan. Ia menilai timnya sebenarnya memulai laga dengan rencana yang berjalan baik.

“Babak pertama berjalan dengan baik, mampu mencetak gol. Namun di babak kedua permainan menurun, sehingga kami kebobolan,” kata Paul Munster usai laga.

Penurunan performa di babak kedua menjadi catatan utama Munster. Ia merasa kehilangan kontrol permainan membuat timnya memberi ruang terlalu besar bagi lawan.

Kekecewaan Munster bertambah karena banyak peluang yang terbuang sia-sia. Situasi itu membuat hasil akhir terasa semakin menyakitkan.

“Lebih kecewa lagi memiliki banyak peluang, tidak dapat mencetak gol. Kami kecewa dengan hasil ini, unggul 1-0 jadi kekalahan 1-2,” ujar dia menambahkan.

Munster juga menyoroti gol kedua Borneo FC yang menurutnya terjadi terlalu mudah. Ia menilai kesalahan elementer seharusnya bisa dihindari pada level kompetisi ini.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore