
Sebanyak 1.876 personel gabungan diterjunkan mengamankan duel BRI Super League antara Persija Jakarta vs Persijap Jepara di Stadion GBK, Sabtu (3/1). (Istimewa)
JawaPos.com–Duel panas BRI Super League 2025/2026 matchday ke-16 antara Persija Jakarta vs Persijap Jepara siap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (3/1).
Sebanyak 1.876 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta, diterjunkan ke lokasi. Fokus utama petugas adalah memastikan keamanan di dalam stadion hingga area luar kawasan Senayan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, langkah ini diambil agar seluruh petugas di lapangan memiliki satu visi dalam memberikan proteksi bagi penonton.
"Kami melaksanakan TWG dan apel pelayanan sejak pukul 13.00 WIB agar seluruh personel benar-benar siap dan memahami perannya masing-masing," kata Susatyo Purnomo Condro.
"Pelayanan kami lakukan secara humanis, santun, dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dan para suporter. Seluruh personel juga tidak dibekali senjata api," imbuh Susatyo, Sabtu (3/12).
Susatyo menekankan, kehadiran ribuan personel bukan untuk memberikan kesan mencekam, melainkan demi kenyamanan bersama. Dia mengajak para pendukung kedua tim untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang positif.
"Kami mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta menikmati pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan," ujar Susatyo Purnomo Condro.
Suporter diimbau untuk teliti sebelum berangkat ke stadion. Beberapa barang dilarang keras masuk ke area tribun demi keamanan pemain dan penonton lainnya.
Beberapa barang yang diharamkan antara lain, senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman keras, dan bambu atau kayu untuk tiang bendera.
"Kami melarang keras adanya barang-barang berbahaya di dalam stadion. Kami juga mengimbau suporter untuk menjaga fasilitas umum dan tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti copet dan jambret," tegas Susatyo.
Dia menambahkan, petugas tidak akan segan mengambil tindakan hukum jika terjadi pelanggaran berat di area GBK.
"Amankan barang-barang pribadi seperti ponsel, dompet, dan perhiasan. Apabila ada suporter yang bersikap anarkis atau membawa barang terlarang, kami akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku," tandas Susatyo Purnomo Condro.
Bagi masyarakat umum yang tidak berniat menonton pertandingan, disarankan untuk mencari jalur alternatif. Polisi akan menerapkan pengaturan lalu lintas situasional di sekitar Jakarta Pusat guna menghindari kemacetan parah.
"Kami berharap adanya kerja sama dari seluruh pihak agar pertandingan ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi hiburan yang aman serta menyenangkan bagi semua," terang Susatyo.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
