
Kapten Timnas Indonesia U-22 Ivar Jenner saat laga menghadapi Myanmar di SEA Games 2025. (Instagram Ivar Jenner)
JawaPos.com-Kegagalan Timnas Indonesia U-22 mempertahankan medali emas SEA Games 2025 menyisakan pertanyaan besar. Apa yang dilakukan para penanggung jawab tim setelah target ambisius itu mentok di fase grup?
Kekalahan yang membuat Garuda Muda tersingkir dari persaingan ini bukan sekadar hasil di lapangan. Melainkan potret sikap dan tanggung jawab para pemegang mandat di balik layar.
Usai laga terakhir, pemandangan kontras terjadi di mixed zone di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12). Para pemain langsung masuk bus melewati wartawan tanpa sepatah kata.
Manajer tim Sumardji berjalan tertunduk dan menolak berkomentar meski dipanggil untuk diwawancarai. Satu-satunya sosok yang berhenti, pelatih Indra Sjafri, meski hanya sekitar 20 detik.
“Saya minta maaf dan siap bertanggung jawab,” ujar Indra singkat.
Kalimat pendek itu menjadi satu-satunya pernyataan terbuka dari pihak yang berada langsung di Thailand.
Sementara itu di Jakarta, Zainuddin Amali, Wakil Ketua Umum PSSI yang mendapat mandat sebagai penanggung jawab Timnas U-22 SEA Games 2025, tidak berada di Thailand untuk mendampingi tim menjaga target emas yang dia canangkan. Amali justru menyampaikan serangkaian alasan.
Dia menyebut waktu pemusatan latihan (TC) yang singkat, berbeda dengan SEA Games 2023 yang disebut mencapai hampir tiga tahun, sebagai faktor penting kegagalan.
Dia juga menyatakan akan melakukan evaluasi, sembari mengakui bahwa target mempertahankan emas tersebut diucapkan karena mengikuti keyakinan pelatih.
“Target itu karena pelatih yakin emas,” ujar Amali kepada media.
Pernyataan itu justru memantik kritik. Jika target emas ditetapkan hanya dengan mengikuti optimisme pelatih, tanpa review menyeluruh atas kesiapan tim, analisis kekuatan lawan, serta strategi dan taktik yang akan digunakan, target tersebut tanpa dasar perencanaan yang matang.
Publik pun bertanya, di mana peran penanggung jawab dalam menguji dan mengoreksi target sebelum diumumkan ke masyarakat para pecinta sepak bola?

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
