Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Desember 2025 | 17.00 WIB

Paket Lengkap! Pemain hingga Bos Klub Malut United Kena Sanksi dari Komdis PSSI Gegara Insiden Lawan Persita

Malut United FC mendapatkan empat sanksi dari Komdis PSSI, yang dijatuhkan kepada pemain, ofisial, hingga bos klub. (Dok. Malut United) - Image

Malut United FC mendapatkan empat sanksi dari Komdis PSSI, yang dijatuhkan kepada pemain, ofisial, hingga bos klub. (Dok. Malut United)

JawaPos.com-Malut United FC mendapatkan banyak sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Hukuman itu dijatuhkan untuk banyak anggota tim, mulai dari pemain, ofisial, hingga bos klub berjuluk Laskar Kie Raha tersebut.

Berdasar hasil sidang Komdis PSSI per 27 November 2025, Malut United FC tercatat mendapatkan empat hukuman berbeda. Semua sanksi itu diperoleh dari pertandingan melawan Persita Tangerang pada 23 November lalu.

Pertama adalah pemain Malut United Yakob Sayuri yang dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan dan denda Rp 10 juta. Bek kanan andalan tim tersebut disanksi akibat dianggap melakukan tindakan kekerasan fisik kepada fotografer setelah pertandingan berakhir.

Hukuman terhadap Yakob Sayuri ini sempat memicu kontroversi, khususnya di kalangan suporter klub The Salawaku. Sebab bek Timnas Indonesia itu sebenarnya merupakan korban rasisme dari oknum tak bertanggung jawab, yang mengaku sebagai media tapi kartu identitas (ID Card) diduga ilegal.

Hukuman berikutnya diberikan kepada dua ofisial Malut United FC, yakni Achmad Resal Octavian dan David Glen Oei. Keduanya disanksi karena dianggap melakukan tindakan tidak sportif.

David Glen disebut Komdis PSSI terbukti mengintimidasi dengan cara memukul pintu ruang wasit. Sedangkan Achmad Resal Octavian, dianggap memukul panitia pelaksana pertandingan.

David Glen dan Achmad Resal masing-masing mendapatkan hukuman berupa larangan mendampingi tim Malut United FC sebanyak 4 pertandingan dan denda Rp 50 juta.

Menariknya, meski tertulis dan terdaftar sebagai ofisial tim dalam pertandingan, kedua sosok tersebut merupakan orang penting Malut United. David Glen adalah pemilik klub, sementara Achmad Resal merupakan Direktur Teknik tim.

Nah, hukuman terakhir yang diterima dari Komdis PSSI adalah tim Malut United FC. Tapi sanksinya hanya teguran keras karena adanya pemain dan ofisial tim yang melakukan tindakan tidak sportif dan tidak fair play yaitu melakukan intimidasi kepada perangkat pertandingan di depan ruangan wasit.

Terlepas dari itu, empat sanksi dari Komdis PSSI ini membuat Malut United FC mirip dengan Persebaya Surabaya. Bedanya, hukuman yang dijatuhkan kepada Green Force lebih berat.

Persebaya Surabaya mendapatkan hukuman banyak, terutama denda akibat berbagai insiden ketika menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11). Bila ditotal, jumlah denda dari keempat hukuman itu mencapai Rp 250 juta.

Daftar Hukuman Komdis PSSI kepada Malut United FC

1. David Glen Oei (Ofisial Malut United FC)

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Persita Tangerang vs Malut United FC

- Tanggal Kejadian: 23 November 2025

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore