Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan keterangan pers di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com — Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir membuat sebuah pernyataan mengejutkan terkait target cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2025. Alih-alih mempertahankan medali emas yang sudah dibawa pulang pada perhelatan SEA Games 2023, Erick justru hanya memasang target medali perak untuk tahun ini.
"Kalau dari sepak bola sendiri, (berdasarkan) hasil evaluasi dari pada tim Kemenpora, kemarin kalau tidak salah PSSI mengusulkan (target timnas) putri (meraih medali) perunggu, lalu di putra (meraih medali) perak, itu targetnya," ujar Erick, dikutip dari Antara, Jumat (21/11/2025).
Pernyataan tersebut jelas memantik reaksi publik sepak bola karena target kali ini lebih rendah dari pencapaian dua tahun lalu.
Situasi ini semakin menarik karena sepak bola selalu menjadi cabang dengan sorotan terbesar di setiap ajang multievent Asia Tenggara. Publik kerap memasang ekspektasi tinggi pada performa tim nasional, sehingga penurunan target kali ini terasa kontras dengan euforia prestasi sebelumnya.
Erick menjelaskan evaluasi yang dilakukan tidak hanya memotret kondisi tim saat ini, tetapi juga kesiapan jangka panjang menuju turnamen Desember mendatang.
Ia menyebut keputusan itu merepresentasikan gambaran realistis mengenai kekuatan timnas dan kualitas lawan di Thailand.
Di luar sepak bola, pemerintah justru menargetkan hasil lebih besar dari sejumlah cabang olahraga unggulan.
Panahan dipatok meraih empat emas, bulu tangkis dua emas, akuatik tiga emas, taekwondo satu emas, judo satu emas, dan atletik empat emas untuk mendongkrak posisi Indonesia di klasemen akhir.
Cabang-cabang lain yang masuk kategori unggulan juga mendapat penilaian positif setelah grafik performa atletnya terus meningkat sepanjang tahun pemusatan latihan.
Kemenpora berharap cabang tersebut menjadi tulang punggung perolehan emas Indonesia di Thailand nanti.
Walau target sepak bola turun, Erick memastikan proses pembangunan tim nasional tetap berada di jalur yang benar.
"Jadi seperti itu yang disampaikan kepada kami dari hasil evaluasi," ucapnya, menegaskan arah keputusan telah melalui pertimbangan menyeluruh.
PSSI juga telah menyampaikan laporan lengkap terkait kekuatan tim putra dan putri, meliputi komposisi pemain, agenda kompetisi, hingga kesiapan menghadapi lawan-lawan utama.
Hasil itu kemudian dianalisis tim review hingga akhirnya target perak dan perunggu dinilai paling rasional dicapai.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
