Koko Ari jalani latihan bersama Persebaya Surabaya jelang jamu Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Kondisi Koko Ari Araya masih menjadi tanda tanya besar jelang laga penting Persebaya Surabaya menghadapi Persis Solo. Bek kanan andalan Green Force itu diragukan tampil karena masih dalam proses penyembuhan cedera yang membuatnya absen sejak awal musim.
Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez mengungkapkan Koko Ari belum sepenuhnya pulih dan masih menunggu lampu hijau dari tim medis. Meski kemajuannya positif, keputusan akhir tetap berada di tangan dokter klub.
“Koko Ari masih proses penyembuhan. Kami sangat senang dengan kemajuannya, tapi kami menunggu keputusan dokter,” ujar Eduardo.
Pemain berusia 25 tahun itu memang baru bergabung kembali dengan Persebaya pada 1 Juli 2025 setelah semusim bersama Madura United.
Cedera parah yang dialaminya musim lalu menjadi penyebab utama absensinya sejauh ini.
Koko belum bermain sama sekali hingga pekan ke-10 Liga 1 2025/2026, padahal sempat menjadi salah satu fullback kanan paling konsisten di kompetisi Tanah Air.
Kehadirannya jelas sangat dinantikan publik Surabaya. Kecepatan, determinasi, dan daya jelajahnya di sisi kanan menjadi senjata utama Persebaya Surabaya dalam membangun serangan dan memperkuat pertahanan.
Namun, situasi skuad saat ini membuat Eduardo Perez harus berpikir keras. Persebaya Surabaya tengah dilanda krisis pemain belakang menjelang bentrok kontra Persis di Stadion Gelora Bung Tomo.
Risto Mitrevski masih menjalani pemulihan cedera, sementara Leo Lelis dan Mikael Tata harus absen akibat hukuman kartu merah. Kondisi tersebut memaksa Eduardo melakukan rotasi besar di lini pertahanan.
“Saya akan lakukan rotasi, namun saya tidak tahu siapa yang akan bermain sampai hari terakhir. Tapi kami punya skuad yang bagus dan pemain yang siap menutupi posisi yang kosong,” tegas pelatih asal Spanyol itu.
Latihan intensif pun terus digenjot untuk menjaga ritme permainan tim. Bruno Moreira dan rekan-rekan tampak fokus mematangkan taktik, terutama dalam transisi bertahan dan penempatan posisi.
Di tengah situasi sulit ini, kehadiran Koko Ari sejatinya bisa menjadi solusi. Namun, risiko memaksakan tampil saat belum 100 persen fit bisa berakibat fatal bagi sang pemain maupun tim.
Koko dikenal sebagai pemain yang selalu tampil ngotot di lapangan.
Sejak debut bersama Persebaya Surabaya pada musim 2018/2019, ia sudah tampil sebanyak 42 kali di Liga 1 bersama Green Force, dengan catatan menit bermain mencapai 2.730 menit.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
