Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 16.12 WIB

Persib Bandung Wajib Belajar pada Persebaya Surabaya! Green Force Lebih Jago Eksekusi Penalti

Persib Bandung rasakan kekalahan di kandang Persita Tangerang, Sabtu (27/9/2025). (Media Persib)

JawaPos.com — Beda nasib dialami Persib Bandung dan Persebaya Surabaya dalam memanfaatkan momentum penalti di Super League 2025/2026. Persib yang sudah mendapat empat penalti justru hanya mampu mencetak satu gol, sedangkan Persebaya Surabaya selalu sukses setiap kali mendapat hadiah dari titik putih.

Persib kembali menuai hasil pahit setelah kalah 1-2 dari Persita Tangerang pada pekan ketujuh di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (27/9/2025).

Padahal, tim Maung Bandung sejatinya punya peluang emas untuk unggul lebih dulu lewat tendangan penalti Luciano Guaycochea pada menit ke-8.

Sayangnya, sepakan Guaycochea masih mampu digagalkan kiper Persita, Igor Rodrigues.

Momen itu menjadi titik balik pertandingan yang akhirnya dimenangkan Persita melalui gol Javlon Guseynov di menit ke-42 dan Esal Sahrul di masa injury time.

Persib hanya bisa memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Beckham Putra Nugraha di menit 90+9. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim asuhan Bojan Hodak dari kekalahan kedua di liga musim ini.

Pelatih Bojan Hodak pun mengakui anak asuhnya tampil di bawah performa. Ia menilai kiper Persita menjadi sosok kunci yang membuat Persib gagal menguasai jalannya laga.

“Kami kembali kehilangan kesempatan dari situasi penalti. Seharusnya kami bisa unggul lebih dulu, tapi peluang itu hilang,” kata Hodak usai pertandingan.

Catatan buruk penalti ini ternyata bukan yang pertama bagi Persib musim ini. Dari empat kesempatan, hanya satu eksekusi yang berbuah gol, yaitu lewat Uilliam saat melawan Persijap Jepara (18/8/2025).

Sisanya, tiga penalti gagal dimaksimalkan. Uilliam sempat membuang peluang saat menghadapi PSIM Yogyakarta (24/8/2025), lalu Marc Klok juga gagal di laga yang sama, dan terakhir Guaycochea saat bertemu Persita.

Artinya, tingkat keberhasilan penalti Persib hanya 25 persen. Angka ini tentu sangat merugikan tim yang sedang bersaing di papan atas Super League 2025/2026.

Kondisi berbeda justru dialami rival abadi mereka, Persebaya Surabaya. Tim Green Force menunjukkan ketenangan luar biasa ketika mendapat kesempatan dari titik putih.

Bruno Moreira menjadi eksekutor utama Persebaya Surabaya. Striker asal Brasil itu belum pernah gagal setiap kali ditunjuk sebagai algojo penalti musim ini.

Pada laga tandang ke markas Dewa United (26/9/2025), Bruno sukses mengeksekusi penalti di menit ke-90 yang memastikan Persebaya pulang dengan satu poin.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore