Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 04.28 WIB

Reuni Tiga Pemain Kunci: Leo Lelis, Rachmat Irianto, dan Koko Ari CLBK ke Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026!

Rachmat Irianto masih proses pemulihan di Persebaya Surabaya jelang Super League 2025/2026. (Media Persebaya) - Image

Rachmat Irianto masih proses pemulihan di Persebaya Surabaya jelang Super League 2025/2026. (Media Persebaya)

JawaPos.com - Dalam menyambut BRI Super League 2025-2026, Persebaya Surabaya menunjukkan bahwa mereka tak alergi dengan konsep "CLBK" alias Cinta Lama Bersemi Kembali. Klub kebanggaan Kota Pahlawan ini justru memaksimalkan strategi reuni dengan wajah-wajah lama yang pernah berjasa dan paham betul atmosfer tim.

Langkah yang ditempuh manajemen Green Force ini terbilang cerdas dan strategis. Alih-alih hanya fokus pada nama-nama baru, mereka memilih untuk membawa kembali pemain-pemain yang sudah punya chemistry kuat dengan klub dan suporter. Tiga nama besar yang akhirnya memutuskan untuk ‘balikan’ adalah Leo Lelis, Rachmat Irianto, dan Koko Ari Araya.

Ketiganya bukan hanya nama lama, tapi sosok yang punya memori spesial dengan klub. Lalu, bagaimana kisah ‘CLBK’ mereka?

1. Leo Lelis 

Leo Lelis adalah nama terakhir yang resmi kembali mengenakan jersey Persebaya. Bek asal Brasil ini sebelumnya sempat menjadi pilar penting pertahanan Green Force pada musim 2022/2023, dan mencuri perhatian Bonek berkat performanya yang solid.

Setelah "berpisah", Lelis melanglang buana ke sejumlah klub. Ia memperkuat Borneo FC selama semusim dan mencatatkan 20 penampilan dengan tiga gol. Kemudian ia merapat ke Persikabo 1973 di Liga 2, tampil 10 kali dan mencetak satu gol. Namun, momen paling berkesan datang ketika ia membela Persijap Jepara, di mana golnya membawa tim promosi ke Super League.

Kini, perjalanan panjang itu membawanya kembali ke Surabaya. Para Bonek menyambut dengan hangat kembalinya sang "History Maker". Bahkan eks rekan satu tim, Paulo Henrique, tak ragu memberikan dukungan dengan ucapan, "Ayo bikin sejarah lagi!"

2. Rachmat Irianto 

Buat Bonek, Rachmat Irianto bukan cuma mantan, tapi juga anak hilang yang akhirnya kembali. Irianto adalah pemain yang naik ke tim utama sejak 2017 saat klub masih berlaga di Liga 2. Bahkan, secara khusus Persebaya membuat tagline untuk Rian, yakni ‘Areke Moleh!‘

Namun, sebagaimana kisah cinta remaja, ia sempat "berpisah" dan menimba pengalaman di tempat lain. Pilihannya jatuh ke Persib Bandung, klub yang ia bela selama tiga musim. Di sana, Irianto berkembang pesat, tampil sebanyak 62 kali, mencetak dua gol dan lima assist, bahkan mempersembahkan dua gelar juara Liga 1.

Selain memperkaya kemampuan sebagai gelandang, Irianto juga menjelma sebagai pemain serba bisa yang bisa diandalkan di lini belakang maupun tengah. Kini, dengan kedewasaan dan pengalaman yang lebih matang, ia memilih kembali ke rumah lamanya – Persebaya.

Kepulangannya tentu menjadi kabar bahagia bagi publik Surabaya, yang masih menganggapnya sebagai bagian dari keluarga besar Green Force.

3. Koko Ari Araya

Koko Ari Araya adalah contoh klasik bahwa cinta pertama tak pernah benar-benar hilang. Produk kompetisi internal Persebaya ini sempat naik daun di musim 2019 dan langsung menjadi andalan di posisi bek kanan.

Namun, pada 2023 ia sempat pindah ke Madura United. Keputusan itu menjadi semacam “masa jeda” dalam hubungan panjangnya dengan Persebaya. Di Madura, Koko mendapatkan pengalaman baru, baik dari sisi teknis maupun mental sebagai pemain profesional.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore