Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Mei 2025 | 17.18 WIB

Perjuangan Ernando Ari Jadi Kiper Utama Persebaya Surabaya, Dulu Sering Bolos Sekolah!

Cerita Ernando Ari kiper utama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya) - Image

Cerita Ernando Ari kiper utama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com–Nama Ernando Ari Sutaryadi semakin bersinar sebagai kiper utama Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tapi siapa sangka, karir gemilangnya pernah diwarnai dilema besar saat harus meninggalkan tim demi fokus menjalani Ujian Nasional.

Pada Maret 2020, Shopee Liga 1 sudah berjalan dan Persebaya Surabaya tengah bersaing di papan atas. Namun di tengah kesibukan itu, Ernando yang masih berusia 18 tahun terpaksa bolak-balik Surabaya–Semarang untuk urusan pendidikan.

Dia tercatat sebagai siswa kelas XII di SMA 11 Semarang, Jawa Tengah. Saat itu, dia harus mengikuti ujian sekolah serta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dijadwalkan akhir Maret hingga awal April.

Bagi sebagian pelajar, bahasa Indonesia adalah pelajaran menakutkan. Tapi hal itu tak berlaku bagi Nando sapaan akrab Ernando yang justru mengaku menyukai pelajaran tersebut.

"Saya suka bahasa Indonesia. Awalnya karena saya suka membaca," ujar Nando kala itu.

Alasannya sederhana, dia suka membaca sejak kecil. Kegemaran itu membuatnya mudah memahami materi pelajaran, terutama bahasa dan sastra Indonesia.

Sayangnya, jadwal latihan dan pertandingan membuat Nando sering absen dari sekolah. Dispensasi kerap dia terima, tetapi konsekuensinya tak ringan, mulai dari ketertinggalan materi hingga teguran dari guru.

Dia pun berusaha membagi waktu sebaik mungkin antara sepak bola dan belajar. Suasana dia buat sesantai mungkin agar tidak stres menghadapi ujian.

Jelang ujian, dia hanya sempat hadir dua hari saat try out. Ketidakhadiran itu membuatnya harus mengejar ketertinggalan dengan cara lain.

Dia pun mengandalkan bantuan teman-teman sekolahnya. Komunikasi dilakukan lewat pesan untuk mendapatkan materi pelajaran.

“Soalnya saya sering ketinggalan materi akibat terlalu sering mengambil dispensasi. Dan kemarin try out cuma masuk dua hari,” tutur siswa jurusan IPS itu.

"Saya menyalin pelajaran dari teman-teman buat bahan belajar. Yang penting datang dan ikut ujian biar nilainya nggak kosong," imbuh Nando.

Kini, empat tahun berselang, perjuangan Nando membuahkan hasil. Dia resmi menjadi kiper utama Persebaya Surabaya yang sedang berjuang merebut posisi runner-up di bawah pelatih Paul Munster.

Kepercayaan penuh diberikan Munster kepada kiper muda jebolan Timnas Indonesia U-16 tersebut. Penampilannya yang konsisten membuatnya jadi tembok kokoh di bawah mistar gawang Green Force.

Hingga pekan ke-30 Liga 1 Indonesia 2024/2025, Ernando sudah mencatatkan 1.977 menit bermain. Dia tampil dalam 22 laga dan mencatatkan 7 clean sheet.

Total, dia kebobolan 23 gol sepanjang musim ini. Angka itu menunjukkan rataan 1 gol per pertandingan, statistik yang cukup solid di level Liga 1.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore