
Alfredo Vera bersama Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda. Di bawah Alfredo, Persebaya akan lebih ofensif
JawaPos.com — Pertandingan panas bertajuk Derbi Suramadu akan tersaji akhir pekan ini saat Persebaya Surabaya menjamu Madura United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 pekan ke-29. Laga ini tak hanya penting bagi perebutan poin, tapi juga menyuguhkan drama emosional antara Alfredo Vera dan tim yang pernah dibawanya juara.
Alfredo Vera, yang kini melatih Madura United, pernah mencatat sejarah bersama Persebaya Surabaya saat membawa Green Force menjadi kampiun Liga 2 2017.
Kala itu, ia sukses mengantar Persebaya Surabaya promosi ke Liga 1 dan menciptakan momen manis yang masih dikenang hingga sekarang.
“Ya (momen indahnya ketika) naik ke Liga 1, ketika kita bekerja keras, kadang-kadang kita dapat hal yang seperti itu yang selalu kita inginkan, karena (menjadi juara) itu tidak sering terjadi, sangat susah juga waktu itu, tapi yang senang,” ujar Alfredo saat ditemui Sabtu (19/4/2025).
“Mungkin ada banyak, tapi saya tak mau terlalu pikirkan ya, itu sudah lewat, ya sudah, oke, cukup senang untuk mempersembahkan kepada masyarakat Surabaya bisa senang, itu juga membuat saya senang.”
Meski waktu telah berlalu dan dirinya kini membela klub rival, Vera mengaku tetap memiliki rasa spesial terhadap Persebaya Surabaya. Bahkan, dia secara terbuka menyatakan kesiapan untuk kembali melatih tim Green Force di masa depan.
“Selalu, selalu (kemungkinan kembali melatih Persebaya), kita mau, tapi ya (pelaung itu) bukan dari kita, di mana-mana saya profesional, di mana saya kerja, saya selalu siap, di mana ada project-project yang benar, yang bagus di mana kita bisa kerja sama,” ungkap Alfredo Vera penuh antusias.
Vera menyadari kepergiannya dari Persebaya Surabaya beberapa tahun lalu bukan dalam kondisi ideal. Namun, ia menilai semua pihak kini sudah lebih dewasa dan profesional untuk membuka lembaran baru.
“Terakhir (di sini) saya pergi dalam kondisi yang tidak sesuai yang saya mau, tapi itu sudah lewat, mungkin semua orang lebih dewasa sekarang, lebih profesional juga,” katanya.
Di bawah komandonya, Madura United tampil cukup menjanjikan meski ia datang sebagai pelatih pengganti di tengah musim.
Dari delapan pertandingan, ia membawa tim meraih empat kemenangan, tiga kali imbang, dan hanya satu kekalahan.
Raihan 15 poin dari delapan laga menjadi bukti sentuhan tangan dingin pelatih asal Argentina tersebut. Madura United kini berpotensi mengganggu langkah Persebaya Surabaya dalam mengejar gelar juara Liga 1 musim ini.
Baca Juga: Usai Bekuk Real Madrid, Super Komputer Favoritkan Arsenal Jadi Juara Liga Champions Musim Ini
Menjelang Derbi Suramadu, Alfredo Vera pun mengungkapkan rasa rindunya terhadap Bonek dan Stadion Gelora Bung Tomo.
Ia menyebut pertandingan nanti akan membawa memori manis saat merayakan gelar juara bersama Persebaya Surabaya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
