Welber Jardim dapat kontrak dari Sao Paulo (Dok. Welber)
JawaPos.com - Pemain timnas Indonesia U-20, Welber Jardim, meneken kontrak profesional dengan klub Brazil, Sao Paulo FC, pada Jumat setempat. Kabar ini pun disambut antusias oleh para pecinta sepak bola Indonesia, mengingat Welber menjadi salah satu pemain muda berbakat yang digadang-gadang memiliki masa depan cerah.
Dengan kontrak ini, Welber resmi menjadi bagian dari klub yang telah melahirkan banyak bintang dunia, seperti Kaka dan Casemiro. Namun, meskipun namanya mencuri perhatian sebagai pemain keturunan Indonesia pertama yang dikontrak oleh klub Brasil dalam beberapa tahun terakhir, ternyata ada pemain lain yang lebih dulu mencatatkan sejarah serupa.
“Tanggal yang istimewa, ketika saya meneken kontrak profesional pertama saya dengan Sao Paulo. Saya sangat gembira karena pada saat ini muncul kenangan mengenai berapa banyak teman atau orang-orang yang saya harus berterima kasih kepadanya untuk kesempatan ini,” kata Welber pada akun Instagramnya.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang berada dalam hidup saya, semua orang yang membantu saya pada proses ini langsung maupun tidak langsung. Sisanya biarkan semua terjadi secara alami. Usaha saya tidak akan pernah berhenti. Terima kasih Tuhan,” lanjutnya.
Pemuda kelahiran Banjarmasin 25 April 2007 itu adalah putra mantan pemain Persiba Balikpapan asal Brazil, Elisangelo Jardim de Jesus. Ia dibawa oleh kedua orangtuanya ke Brazil saat berusia lima tahun.
Di sana, Welber mengembangkan bakat sepak bolanya, dan pernah bergabung bersama Palmeiras U-10, sebelum pindah ke akademi Sao Paulo. Welber adalah salah satu pemain yang membela timnas Indonesia U-17 pada Piala Dunia U-17 2023, yang terhenti pada fase grup.
Ia kemudian naik kelas memperkuat Indonesia U-20 dalam Piala Asia U-20 2025, ketika Indonesia gagal melaju ke fase gugur. Namun, Welber bukanlah pemain Indonesia pertama yang mendapat kontrak di liga Brasil. Jauh sebelum Welber, ada nama Jajang Mulyana yang dikontrak oleh klub Brasil, Boavista.
Dilansir dari laman Transfermarkt, Jamul, sapaan akrab Jajang Mulyana, dikontrak selama setahun, dalam kurun Januari-Desember 2008, dengan status pinjaman dari Pelita Jaya. Setelah itu ia kembali ke pelukan Pelita, baru kemudian hengkang ke Sriwijaya di tahun 2011.
Meski hanya semusim di Brasil, pengalaman Jajang Mulyana tetap menjadi sesuatu yang berharga dalam perjalanan kariernya. Keberhasilannya menembus kompetisi di negeri sepak bola tersebut menjadi bukti bahwa pemain Indonesia juga memiliki potensi untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Sayangnya, transfer Jajang ke Boavista tidak terlalu mendapat sorotan luas seperti halnya Welber Jardim saat ini. Namun, kiprahnya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda sepak bola Indonesia untuk mencoba peruntungan di luar negeri, termasuk di Brasil yang dikenal sebagai salah satu kiblat sepak bola dunia.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
