Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 12.05 WIB

Jersey Kuning Bawa Keberuntungan, Persebaya Surabaya Menang Lagi Atas PSM Makassar Setelah 32 Tahun

Jersey kuning jadi tuah untuk Persebaya Surabaya di kandang PSM Makassar. (Dok. Facebook Iwan Rachmadi) - Image

Jersey kuning jadi tuah untuk Persebaya Surabaya di kandang PSM Makassar. (Dok. Facebook Iwan Rachmadi)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali mencetak sejarah dalam perjalanannya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie pada Jumat (7/3/2025) malam, Green Force sukses membawa pulang tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Francisco Rivera di menit ke-65 memastikan kemenangan yang sangat berarti bagi tim kesayangan Bonek Mania.

Menariknya, kemenangan ini mengulang sejarah yang terakhir kali mereka catatkan 32 tahun silam. Terakhir kali Persebaya menaklukkan PSM di kandangnya terjadi pada 13 November 1993, saat Dodik Suprayogi mencetak dua gol untuk kemenangan 0-2. Sejak saat itu, Green Force selalu kesulitan meraih kemenangan di kandang Juku Eja. Namun, momen bersejarah ini akhirnya terulang pada 2025.

Salah satu fakta unik dari kemenangan ini adalah kesamaan warna jersey yang dikenakan Persebaya. Pada tahun 1993, mereka mengenakan jersey kuning, begitu juga saat laga melawan PSM kali ini. Hal ini membuat Bonek percaya bahwa jersey kuning membawa keberuntungan bagi Green Force saat menghadapi PSM di laga tandang.

Sejak awal laga, Persebaya tampil agresif dan langsung menekan pertahanan PSM. Peluang pertama mereka datang di menit ke-9 melalui sepakan Francisco Rivera yang masih melebar. Rizky Dwi Pangestu juga mencoba peruntungannya, tetapi upayanya berhasil diblok oleh barisan belakang PSM. Dominasi Persebaya berlanjut selama 15 menit pertama dengan lini serang yang dikomandoi oleh Bruno Moreira.

PSM mulai bangkit dan memberikan perlawanan di pertengahan babak pertama. Beberapa peluang tercipta melalui Aloísio Soares Neto dan Latyr Fall, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol. Namun, pertahanan kokoh Persebaya yang dikawal Slavko Damjanovic dan Dime Dimov mampu meredam tekanan dari tuan rumah. Skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebaya semakin meningkatkan intensitas serangan. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Paul Munster dengan memasukkan Muhamad Kasim Botan membawa dampak positif. Pemain muda ini langsung memberikan ancaman nyata ke gawang PSM. Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-65, ketika Francisco Rivera melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan oleh kiper lawan. Wasit sempat melakukan tinjauan VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut.

Namun, di balik kemenangan ini, Bonek justru ramai-ramai memuji peran Slavko Damjanovic sebagai pemain terbaik di pertandingan ini. Dalam unggahan full-time di Instagram resmi Persebaya, banyak suporter yang mengungkapkan apresiasi terhadap Slavko dan Dime Dimov yang tampil solid menjaga lini pertahanan Green Force.

Setelah tertinggal, PSM berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Peluang emas sempat tercipta melalui Daisuke Sakai dan Latyr Fall, tetapi penyelamatan gemilang Ernando Ari menggagalkan upaya tersebut. Kiper muda Timnas Indonesia ini kembali menunjukkan kualitasnya dengan beberapa penyelamatan penting yang menjaga gawang Persebaya tetap aman.

Di sisi lain, Persebaya tetap disiplin dalam bertahan dan memanfaatkan serangan balik untuk mengancam pertahanan lawan. Bruno Moreira beberapa kali merepotkan lini belakang PSM dengan pergerakan lincahnya, sementara Flavio Silva masuk di menit-menit akhir untuk menambah stabilitas lini tengah Green Force.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 0-1 untuk kemenangan Persebaya. Hasil ini semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen dan memperpanjang tren positif di laga tandang.

Dengan kemenangan ini, Persebaya akhirnya berhasil menyamai rekor yang telah bertahan selama 32 tahun. Dan yang lebih menarik, dua kemenangan bersejarah ini sama-sama diraih saat mereka mengenakan jersey kuning, bukan hijau. Sebuah kebetulan yang semakin memperkuat kepercayaan Bonek terhadap tuah warna jersey tersebut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore