Jordi Cruyff resmi diperkenalkan PSSI ke publik sepak bola Indonesia. (PSSI)
JawaPos.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menunjuk Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia. Lantas apa saja tugas legenda sepak bola Belanda tersebut selama bekerja nanti?
PSSI telah menandatangani kontrak dengan Jordi Cruyff pada Selasa (24/2) dini hari. Kehadiran Jordi cukup mengejutkan karena dia sebelumnya berstatus sebagai Direktur Olahraga dan PSSI sempat menyatakan bahwa akan mengumumkan direktur teknik pada akhir Februari.
Tapi nyatanya, Jordi Cruyff bukan ditunjuk oleh PSSI sebagai direktur teknik, melainkan sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia. Penunjukkan pria berusia 51 tahun itu menimbulkan banyak pertanyaan perihal kerjanya akans seperti apa.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun coba menjelaskan. “Lalu tugas Jordi apa? Tugas utamanya, membantu memberikan masukan secara teknikal dan memperbaiki serta mengembangkan filosofi sepakbola kami," katanya di Menara Danareksa, Jakarta kemarin.
Selain itu, Jordi Cruyff juga dipercaya oleh PSSI untuk membantu mencari sosok yang tepat sebagai direktur teknik. Diakui Erick, federasi perlu sosok seperti Jordi agar PSSI lebih mudah dan tepat mendapatkan dirtek.
"Dia akan mencari direktur teknik kami, itu saya sampaikan. Karena dengan posisi kita hari ini, tidak mudah merekrut individu-individu untuk sekadar bergabung tanpa kami membuat tim yang baik," terang Erick Thohir.
Erick Thohir kemudian mengarakan, Jordi Cruyff nantinya akan bertemu dengan para pelatih kontestan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Selain itu, dia juga akan ditugaskan memeriksa kembali program Filanesia, filosofi sepak bola Indonesia yang telah terbentuk sejak 2017.
"Nanti ke depan dia juga akan bertemu pelatih-pelatih Liga 1. Jadi, dia nanti akan memberi saran terhadap kerangka sepak bola Indonesia secara keseluruhan, termasuk meninjau ulang Filanesia," kata Erick.
"Kita pastikan individu-individu yang bergabung ini mengerti kultur kita, kekurangan dan kelebihan kita. Termasuk komponen di timnas kita sekarang," tambahnya.
Jabatan teknis bukanlah posisi asing untuk seorang Jordi Cruyff. Pria kelahiran Amsterdam, Belanda itu sudah pernah mengemban jabatan yang sama di AEK Larnaca dan Barcelona. Terakhir saat di Barcelona menjabat sebagai Direktur Olahraga pada 2022-2023.
Selain itu, Jordi Cruyff tercatat juga pernah menjadi pelatih. Sejumlah tim pernah merasakan tangan dinginnya, mulai dari level kluh seperti Maccabi Tel Avic, Chongqing Dangdai, dan Shenzhen FC hingga level tim nasional yakni Timnas Ekuador.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
