Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2025 | 03.35 WIB

Emral Abus dan Imran Nahumarury, Dua Juru Taktik Lokal yang Masih Eksis di Tengah Terjangan Pelatih Asing Liga 1

Pelatih PSBS Biak, Emral Abus (kiri) dan Pelatih Malut United, Imran Nahumarury. (ANTARA/HO-Bhayangkara FC-Instagram/@imran_nahumarury)

 

JawaPos.com - Fenomena pelatih asing menghantui kompetisi tertinggi Indonesia, Liga 1 Indonesia. Musim 2024/2025 dimulai dengan hanya empat jajaran pelatih lokal yang memimpin tim, Hendri Susilo (Semen Padang), Rahmad Darmawan (Barito Putera), Imran Nahumarury (Malut United), dan Widodo C. Putro (Madura United).

Hingga pekan menjelang pekan ke-22 Liga 1 musim ini, hanya tersisa dua nama saja yang masih eksis di liga. Imran Nahumarury berhasil bertahan sampai saat ini bersama Malut United sejak awal musim, dan Emral Abus masuk di tengah putaran pertama menggantikan Juan Esnaider untuk melatih PSBS Biak.

Ada enam pelatih lokal maupun asing yang sudah menjadi korban ketatnya Liga 1. Bahkan, jajaran klub tak segan-segan memutus kontrak juru taktik mereka di tengah berjalannya kompetisi. Mulai Joel Cornelli hingga Milomir Seslija didepak dari klub yang dilatihnya.

Emral Abus (PSBS Biak)

Ditunjuk sebagai pengganti Juan Esnaider pada Oktober 2024, Emral Abus sukses membawa PSBS Biak bertahan di peredaran papan tengah klasemen. Pelatih kelahiran Batang Kapas ini mampu mempertahankan satu-satunya wakil asal Papua ini tetap memberikan perlawanan di Liga 1.

Saat ini PSBS Biak menduduki peringkat ke-12 dengan koleksi 28 poin dari 21 laga. Delapan kemenangan, empat kali imbang, dan sembilan kekalahan membuat klub yang memiliki julukan Badai Pasifik ini masih memiliki peluang bertahan di liga tertinggi ini hingga musim depan.

Sebelum mengambil alih kepala kepelatihan PSBS, Emral Abus sempat menangani Bhayangkara FC pada Juli-Oktober 2023. Bahkan, ia sempat menjadi direktur teknik dalam jajaran klub tersebut.

Saat melatih Bhayangkara FC, pelatih berusia 66 tahun ini tidak memiliki rekor cantik. Dari 16 laga, ia hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja, empat kali bermain imbang, dengan 11 kekalahan. Hasil itu membuatnya harus didepak dari tim.

Debut Emral sebagai pelatih dimulai menangani Persib Bandung pada 2017. Dalam 13 pertandingan bersama Maung Bandung, ia hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan saja, enam kali seri, dan lima kali kalah.

Imran Nahumarury (Malut United)

Naik bersama Malut United sejak berlaga di divisi utama hingga kini menjajaki berkompetisi di Liga 1, Imran Nahumarury menunjukkan kesetiaannya dengan klub tempat kelahirannya tersebut. Pelatih berusia 46 ini sudah memimpin tim ini sejak April 2023 hingga saat ini.

Sejak awal musim 2024/2025, dengan formasi 4-2-3-1, Imran berhasil membawa Malut United tampil mengejutkan di kompetisi tertinggi liga Indonesia ini. Tim dengan julukan Burung Bidadari Halmahera ini saat ini bersinggah di peringkat ke-11 klasemen.

Mengumpulkan 29 poin, menang tujuh kali, delapan seri, dan enam kekalahan telah ia persembahkan untuk Malut United. Hingga pekan ke-21, ia masih membuka peluang tim promosi ini dapat bertahan di Liga 1 musim depan.

Sebelum ditunjuk sebagai pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury sempat menukangi PSIS Semarang pada 2021, meski hanya dalam waktu satu bulan November hingga Desember pada tahun tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore