Alex Martins bisa jadi solusi lini depan Persebaya Surabaya di musim depan jika ingin lebih produktif mencetak gol. (Media Dewa United)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi masalah serius di lini depan pada Liga 1 Indonesia 2024/2025. Meski masih berada di papan atas klasemen, ketajaman lini serang mereka jauh tertinggal dari pesaing utama seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Dewa United, dan Bali United.
Ketajaman lini depan menjadi sorotan karena produktivitas gol Persebaya Surabaya terbilang rendah. Hingga pekan ke-21, mereka kesulitan mencetak gol, bahkan hanya mampu melesakkan dua gol dalam lima laga terakhir.
Flavio Silva, yang didatangkan sejak awal musim, belum mampu memenuhi ekspektasi. Mantan striker Persik Kediri ini baru mengoleksi enam gol, jauh dari catatan impresifnya musim lalu dengan 23 gol dan empat assist.
Dejan Tumbas, penyerang anyar yang direkrut pada paruh musim, justru tampil lebih mengecewakan. Hingga saat ini, ia belum mampu mencetak satu gol pun untuk Persebaya Surabaya.
Rentetan hasil buruk semakin memperlihatkan tumpulnya lini depan Green Force. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka menelan empat kekalahan dan satu hasil imbang, mencetak hanya dua gol sepanjang periode tersebut.
Minimnya kontribusi penyerang membuat Persebaya Surabaya harus berpikir ulang soal komposisi lini depan. Jika situasi ini terus berlanjut, evaluasi besar-besaran kemungkinan akan dilakukan di akhir musim.
Salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan Persebaya Surabaya adalah mendatangkan striker baru yang terbukti tajam. Nama Alex Martins dari Dewa United muncul sebagai opsi yang bisa mengakhiri paceklik gol Persebaya Surabaya musim depan.
Dewa United dikabarkan hanya mengontrak Alex Martins untuk musim ini, sehingga peluang untuk merekrutnya cukup terbuka. Jika kontraknya tidak diperpanjang, Persebaya Surabaya bisa mendatangkannya tanpa biaya transfer.
Performa Alex Martins di Liga 1 Indonesia 2024/2025 memang luar biasa. Bomber asal Brasil ini telah mencetak 15 gol dan tiga assist hanya dalam 15 pertandingan.
Bahkan, ia sukses mencetak hattrick dua laga beruntun melawan PSM Makassar dan PSIS Semarang. Statistiknya menunjukkan ketajaman luar biasa dengan total 56 tembakan, 30 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Akurasi tembakannya mencapai 54 persen, membuktikan efektivitasnya di depan gawang. Ia juga memiliki kontribusi besar dalam permainan tim dengan 12 umpan kunci dan tiga assist.
Dari sisi permainan tim, Alex Martins mencatatkan 217 operan dengan tingkat keberhasilan 84 persen. Keahliannya dalam duel udara juga patut diperhitungkan dengan 13 umpan kepala sukses.
Kemampuannya dalam membantu pertahanan juga tak bisa diabaikan. Ia telah melakukan 22 tekel, dengan 12 di antaranya berhasil merebut bola dari lawan.
Dari sisi fisik, Alex Martins juga sangat tangguh dalam duel. Ia dilanggar sebanyak 27 kali, menunjukkan betapa sulitnya lawan menghentikannya di lapangan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
