Pesepak bola asing Persik Kediri Fransesco Caneiro bersama siswi SMAN 3 Kediri. (Dok. Persik)
JawaPos.com - Manajemen Persik Kediri menunjukkan kepeduliannya terhadap perkembangan sepak bola di kalangan generasi muda melalui program "Persik Goes to School". Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai dunia sepak bola sekaligus membangun semangat para pelajar yang bercita-cita menjadi pemain profesional.
Program perdana digelar di SMAN 3 Kediri, Jawa Timur, pada Senin (3/2). Pemain asing Persik Kediri, Fransesco Caneiro tampak memberikan pengetahuannya tentang dunia sepak bola global. Ia juga menjadi magnet para siswa-siswi dan diserbu untuk berfoto bersama.
Head of Commercial Persik Kediri, Putra Mahdiasukma, menekankan bahwa program ini juga bertujuan untuk memperkuat identitas Persik Kediri sebagai klub besar yang memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia.
"Kami ingin lebih dekat dengan generasi muda dan mengenalkan kembali bahwa Persik adalah klub yang pernah menjadi juara. Mungkin ada yang belum tahu sejarah itu, jadi kami ingin membangkitkan kembali semangat sepak bola di Kediri," ujar Putra.
Selain mengenalkan sejarah klub, program ini juga menjadi ajang bagi Persik untuk mempromosikan akademi mereka. Putra berharap semakin banyak anak muda yang tertarik untuk bergabung dan mengasah kemampuan sepak bola mereka di akademi Persik.
"Kami juga ingin merangkul bakat-bakat muda di Kediri. Dengan adanya akademi Persik, kami berharap bisa menemukan bibit-bibit unggul yang suatu hari nanti bisa menjadi bagian dari tim utama," tambahnya.
Program "Persik Goes to School" tidak hanya ditujukan bagi siswa SMA, tetapi juga akan menyasar tingkat SD, SMP, hingga perguruan tinggi dengan konsep yang berbeda-beda. Untuk SD dan SMP, akan ada sesi clinic, di mana para pemain Persik akan berbagi pengalaman dan bermain langsung dengan anak-anak.
Di tingkat SMA, formatnya lebih ke diskusi dan motivasi melalui talkshow bersama pemain dan manajemen klub. Sementara itu, di kampus, acara lebih bersifat interaktif, dengan pendekatan yang lebih mendalam tentang peluang karier di dunia sepak bola.
"Pendekatannya tentu berbeda. Untuk anak-anak SD dan SMP lebih ke permainan dan latihan bersama, sedangkan di kampus lebih ke talkshow dan berbagi pengalaman tentang bagaimana membangun karier di sepak bola," jelas Putra.
Salah satu daya tarik dari program ini adalah kesempatan bagi para pelajar untuk bertemu langsung dengan pemain Persik Kediri. Mereka tidak hanya bisa berdialog tetapi juga mendapat motivasi langsung dari para pemain yang telah lebih dulu meniti karier di dunia sepak bola profesional.
"Kami ingin mendekatkan pemain dengan para pelajar. Dengan bertemu langsung, mereka bisa mendapatkan inspirasi dan motivasi bahwa mereka juga bisa menjadi bagian dari Persik di masa depan," tambah Putra.
Program "Persik Goes to School" mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Sujarwo, perwakilan dari SMAN 3 Kediri, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat positif karena bisa memberikan wawasan dan semangat baru bagi para siswa, terutama yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional.
"Acara ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, terutama mereka yang gemar sepak bola. Dengan adanya kunjungan dari tim Persik, mereka bisa lebih mengenal dunia sepak bola profesional dan termotivasi untuk terus berkembang," kata Sujarwo.
Ia juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), sehingga siswa bisa mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi sepak bola.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
