
Pemain Persebaya Catur berusaha melewati hadangan pemain Persita dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (31/1). (Riana/Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menghadapi tantangan berat saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat, 31 Januari 2025. Di hadapan ribuan Bonek, julukan untuk pendukung setia Persebaya, tim tuan rumah sementara tertinggal 0-1.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka menekan pertahanan Persita dengan intensitas tinggi, berusaha menciptakan peluang di kotak penalti lawan.
Namun, hingga menit ke-7, belum ada peluang berbahaya yang tercipta dari kedua tim. Persebaya tampak kesulitan mengalirkan bola ke lini depan untuk memaksimalkan potensi serangan mereka.
Pada menit ke-15, Persita berhasil memecah kebuntuan melalui skema sepak pojok. Gol dicetak oleh Badrian Ilham setelah menerima assist dari Irsyad Maulana, membuat Persita unggul 1-0.
Tak lama setelah gol tersebut, Mario Jardel dari Persita menerima kartu kuning pertama akibat pelanggaran yang dilakukannya. Wasit tak ragu mengeluarkan kartu sebagai peringatan.
Memasuki menit ke-16 hingga ke-30, Persebaya masih kesulitan menembus pertahanan rapat yang dibangun oleh Persita. Tak ada peluang berarti yang mampu diciptakan oleh Green Force, julukan Persebaya.
Pada menit ke-36, Irsyad Maulana dari Persita menerima kartu kuning kedua bagi timnya setelah melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti. Pelanggaran ini menghasilkan tendangan bebas bagi Persebaya.
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-44, Alfan Suaib dari Persebaya diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras yang dilakukannya di depan wasit. Wasit tak segan memberikan hukuman tersebut.
Wasit memberikan tambahan waktu selama 3 menit di akhir babak pertama. Namun, hingga waktu tambahan berakhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persita.
Statistik menunjukkan bahwa Persebaya berhasil mencatatkan 4 peluang sepanjang babak pertama. Sementara itu, Persita hanya memiliki 2 peluang, namun berhasil memaksimalkan salah satunya menjadi gol.
Dalam hal penguasaan bola, Persita tampak lebih dominan dengan 59% penguasaan. Sedangkan Persebaya hanya menguasai bola sebesar 41%, menunjukkan dominasi Persita dalam mengendalikan permainan.
Susunan pemain Persebaya Surabaya untuk pertandingan ini adalah: Ernando Ari (Captain); Arief Catur, Kadek Raditya, Dime Dimov, Ardi Idrus; Mohammed Rashid, Andre Oktaviansyah, Gilson Costa; Alfan Suaib, Dejan Tumbas, Malik Risaldi.
Sementara itu, Persita Tangerang menurunkan: Igor Rodrigues; Mario Jardel, Tamirlan Kazubaev, Javlon Guseynov, Muhammad Toha (Captain); Badrian Ilham, Ryuji Utomo; Bae Shin-yeong, Ikhwan Ali, Irsyad Maulana; Marios Ogbe.
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Persebaya yang bermain di hadapan pendukung setianya. Mereka harus bekerja keras di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan meraih poin penuh.
Di sisi lain, Persita Tangerang menunjukkan performa solid dengan pertahanan yang kokoh dan serangan efektif. Mereka berhasil memanfaatkan peluang yang ada untuk unggul sementara.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
