
PSS Sleman genjot latihan karena tak ingin dipermalukan kembali oleh Persebaya Surabaya. (Media PSS Sleman)
JawaPos.com — PSS Sleman memulai tahun baru dengan ambisi besar di BRI Liga 1 Indonesia 2024/25. Laskar Sembada langsung tancap gas dengan menggelar latihan intensif pada pekan pertama Januari.
Jadwal PSS di bulan Januari memang tidak sepadat Desember yang penuh dengan lima pertandingan. Namun, tiga laga yang menanti tetap menjadi ujian berat, terutama karena dua di antaranya melawan tim papan atas.
Pertandingan pembuka putaran kedua BRI Liga 1 akan mempertemukan PSS dengan Persebaya Surabaya pada 11 Januari 2025. Laga ini bakal digelar di Stadion Manahan, Solo, yang menjadi kandang sementara PSS karena renovasi Stadion Maguwoharjo belum rampung.
Mazola Junior, pelatih kepala PSS, menyadari tantangan besar yang menanti timnya. Persebaya Surabaya, yang kini berada di posisi kedua klasemen, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Pada pertemuan pertama di Gelora Bung Tomo, PSS harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0. Gol penalti dari Bruno Moreira memastikan Laskar Sembada pulang dengan tangan hampa.
Situasi kali ini tak jauh berbeda, namun PSS bertekad untuk membalikkan keadaan. Latihan perdana di Lapangan Purwobinangun, Sleman, pada 2 Januari 2025 menjadi langkah awal mereka menyusun strategi.
Mazola Junior memulai sesi latihan dengan fokus pada adaptasi kebugaran pemain. Setelah libur akhir tahun, tim pelatih ingin memastikan para pemain kembali ke kondisi terbaik.
“Materi latihan hari ini lebih ke membuat pemain nyaman terlebih dahulu seperti ball possesion dan pass training. Selanjutnya, kami mengadakan latihan adaptasi fisik para pemain yang baru saja merampungkan libur akhir tahun dalam beberapa hari,” ujar Mazola dikutip dari laman resmi klub.
Materi latihan juga mencakup adaptasi fisik untuk mengembalikan ritme permainan.
Latihan intensif ini akan terus berlanjut hingga jelang laga melawan Persebaya Surabaya. Empat hari pertama difokuskan untuk penguatan internal tim sebelum beralih ke persiapan spesifik melawan Green Force.
Mazola mengungkapkan persiapan melawan Persebaya Surabaya akan dimulai secara total pada Selasa pekan depan. Dengan waktu 10 hari, ia optimistis timnya bisa tampil maksimal.
“Ada waktu 10 hari persiapan hadapi Persebaya dan kami menjalani latihan seperti yang sudah kami persiapkan dan jalani selama ini. Empat hari ke depan, kami fokuskan pada internal tim kemudian Selasa minggu depan fokus total hadapi Persebaya,” tambah Mazola.
Manajemen PSS juga bergerak cepat di bursa transfer untuk memperkuat skuad. Rekomendasi pemain dari Mazola telah diajukan dan tinggal menunggu proses administrasi selesai.
“Jadi kami tunggu pemain tanda tangan kontrak terlebih dahulu. Lalu nanti kemudian manajemen PSS akan mengumumkan secara resmi kepada PSS Fans siapa pemain-pemain tersebut,” pungkasnya.
Menghadapi Persebaya Surabaya bukanlah tugas mudah bagi PSS, terutama dengan status mereka sebagai tim musafir. Meski demikian, PSS tetap optimis bisa memberikan perlawanan terbaik.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
