Maarten Paes unggul telak dari Zion Suzuki perihal rekor clean sheetnya di level klub. (Instagram @maartenpaes/@zionsuzuki)
Pertandingan ini akan digelar pada 15 November 2024 di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan diyakini akan menghadirkan adu ketangguhan dua kiper dengan karakter berbeda di lapangan.
Menghadapi Jepang, Timnas Indonesia berada dalam situasi yang penuh tantangan. Meski begitu, kehadiran Maarten Paes di bawah mistar gawang memberikan harapan baru bagi Skuad Garuda yang kini dipoles Shin Tae-yong.
Kiper asal klub MLS, FC Dallas, ini terbukti menjadi sosok yang sulit ditembus. Postur tubuhnya yang tinggi, ditambah dengan reflek cepat dan kemampuan membaca arah bola, menjadikan Paes andalan di lini belakang Timnas Indonesia.
Di sisi lain, Jepang memiliki kelemahan di sektor penjaga gawang yang diisi oleh Zion Suzuki. Kiper muda yang kini bermain untuk klub Serie A, Parma, ini memang menjadi tulang punggung Timnas Jepang, namun Suzuki sering kali melakukan blunder.
Kondisi ini jelas membuat laga nanti kian menarik, mengingat Jepang yang dikenal punya lini serang tajam, justru memiliki titik lemah di posisi penjaga gawang.
Perbandingan harga pasar Paes dan Suzuki juga menarik perhatian. Meski tampil gemilang bersama Timnas Indonesia dan di MLS, harga pasar Maarten Paes berada di angka Rp26,07 miliar.
Sementara itu, Zion Suzuki yang kerap membuat blunder justru dihargai jauh lebih tinggi, yaitu mencapai Rp121,67 miliar. Perbedaan nilai pasar ini bagai langit dan bumi jika melihat performa mereka di lapangan.
Fakta rekor clean sheet keduanya juga mencerminkan dominasi Paes atas Suzuki. Maarten Paes telah mencatatkan 43 clean sheets dari 190 pertandingan di level klub, sebuah pencapaian yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Sedangkan Zion Suzuki, dengan 72 pertandingan yang telah dilakoni di level klub, baru mencetak 20 clean sheets, jauh tertinggal dibandingkan Paes.
Kehadiran Paes jelas menambah rasa percaya diri bagi lini pertahanan Timnas Indonesia, yang selama ini menjadi kekuatan utama di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Sebaliknya, Jepang yang diperkuat Suzuki justru mengalami masalah di lini belakang, yang tampak berbanding terbalik dengan ketajaman lini depan mereka. Hal ini menjadikan Jepang lawan yang berat untuk Timnas Indonesia, terutama dalam sektor serangan yang mampu menggempur lawan dengan intensitas tinggi.
Selain itu, laga nanti juga menjadi tantangan besar bagi Paes yang akan menghadapi salah satu tim dengan lini depan terkuat di Asia.
Samurai Biru dikenal memiliki barisan penyerang tajam dan kreatif yang dapat menembus pertahanan tim manapun.
Ujian bagi Paes akan datang dari gempuran pemain-pemain Jepang yang memiliki kemampuan individu dan taktik yang mumpuni di lapangan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
