Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 November 2024 | 17.22 WIB

Kisah Silaturahmi Kakak dan Adik yang Terhalang Federasi, Bonek dan Jakmania Siap Tebar Kehangatan

PEMAIN KE-12: Kehadiran ribuan Bonek di tribun Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, bisa membuat keder tim lawan. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

JawaPos.com — Pertemuan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (22/11) tak sekadar laga biasa. Di balik itu, ada cerita panjang antara dua pendukung setia mereka, Bonek dan The Jakmania, yang kini kembali bertemu setelah insiden di Bantul pada 2018.

Pada 2018, duel panas antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, berakhir ricuh. Bentrokan terjadi di luar stadion sebelum pertandingan, memaksa panitia membatalkan laga demi keselamatan suporter.

Setelah insiden itu, hubungan Bonek dan Jakmania kerap dianggap panas. Namun, keduanya kini berusaha menunjukkan sikap persaudaraan layaknya kakak-adik yang kembali dipertemukan dalam situasi yang berbeda.

Persebaya Surabaya sudah siap menyambut kedatangan Persija di Gelora Bung Tomo dengan antusiasme tinggi. Bonek, pendukung setia Persebaya Surabaya, juga sudah mulai mempersiapkan diri untuk mendukung tim kebanggaan mereka di laga yang penuh gengsi ini meski masih ada larangan suporter away di kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025 oleh federasi.

Akun Instagram fanbase Bonek, @persebayafans.27, mengunggah pesan kepada rekan-rekan Bonek untuk bersiap melakukan sweeping terhadap kemungkinan kehadiran Jakmania di sekitar stadion. Walaupun Jakmania dilarang hadir secara resmi, Bonek tetap meyakini suporter Persija bisa saja datang tanpa atribut demi mendukung Macan Kemayoran.

Dalam unggahan tersebut, beberapa Bonek juga menyatakan mereka akan melakukan pendekatan yang lebih santai kepada Jakmania. "Kalau ketahuan ngomong ‘Elu-Gue’, langsung kita minta ‘Intisari,’" tulis pesan di akun tersebut dengan nada bercanda, seakan ingin menjalin keakraban tanpa kekerasan.

Di media sosial, banyak netizen, baik dari kubu Bonek maupun Jakmania, turut meramaikan dengan komentar-komentar unik. Beberapa bercanda tentang bagaimana mereka akan menawarkan "Intisari" atau bahkan "Nutrisari" jika menemukan suporter Persija di sekitar stadion.

Namun, meski suasana keakraban mulai tercipta, larangan dari federasi tetap membatasi langkah Jakmania untuk hadir di stadion. Aturan yang tidak memperbolehkan pendukung tim tamu hadir membuat harapan Bonek untuk menyambut saudara mereka dari Jakarta harus tertahan.

Bonek percaya meski dilarang hadir dengan atribut, Jakmania mungkin akan hadir dengan cara yang tidak mencolok. Mereka bersiap menyambut dengan hangat dan bersikap terbuka, menunjukkan perselisihan yang dulu terjadi bisa dijembatani dengan semangat persaudaraan.

Di sisi lain, di tengah kehangatan yang mulai terjalin antara suporter, para pemain dan pelatih dari kedua tim juga terus mempersiapkan diri demi meraih tiga poin di laga bergengsi ini. Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, terus mengasah kesiapan timnya melalui latihan intensif dan rencana internal game selama jeda kompetisi FIFA Matchday.

Pelatih asal Irlandia Utara itu lebih memilih menggelar latihan internal daripada uji coba dengan tim luar untuk menjaga ritme permainan anak asuhnya. Munster optimistis skuadnya sudah siap, meski dirinya tetap menghormati kekuatan Persija sebagai salah satu rival utama di Liga 1.

Kesiapan Bonek dan Jakmania untuk saling menghormati menunjukkan semangat baru di kalangan suporter. Seolah ada pemahaman rivalitas di dalam lapangan tak perlu berlanjut ke luar lapangan, sehingga atmosfer sepak bola Indonesia bisa semakin bersahabat.

Komentar di akun Instagram fanbase Persebaya Surabaya turut menunjukkan bagaimana suporter dari dua kota besar ini ingin bertemu tanpa gesekan. Beberapa komentar menyebutkan "Anggur ae cak enak," dan "Intisari opo Nutrisari," menggambarkan suasana humor yang menyejukkan.

Netizen dari pihak The Jak juga ikut berkomentar dengan nada hangat, menunjukkan keinginan untuk merasakan atmosfer di Kota Pahlawan. "Izin bertandang arek-arek Surabaya," tulis seorang netizen dengan nama akun @muh***, seolah meminta izin untuk datang sebagai tamu di Surabaya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore