Kevin Diks usai resmi menjadi WNI. (tangkapan layar Instagram Erick Thohir)
JawaPos.com — Kevin Diks Bakarbessy akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani sumpah WNI di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Copenhagen, Denmark, pada Jumat, 8 November 2024. Pemain berusia 28 tahun ini menjalani prosesi sumpah WNI bersama dua pemain sepak bola perempuan keturunan Indonesia, Estella Loupatty dan Noa Leatomu.
Ketua PSSI Erick Thohir menyambut baik naturalisasi Kevin Diks yang berhasil diproses dengan cepat berkat dukungan penuh dari pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Menurut Erick, kehadiran Diks bisa memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia dalam pertandingan-pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Kedatangan Kevin Diks yang kita ketahui sangat tangguh di lini belakang FC Copenhagen sangat kita butuhkan. Tak hanya di dua laga kandang kita besok, tapi di laga-laga lain," ucap Erick Thohir.
Erick Thohir menambahkan bahwa pengalaman Kevin Diks sebagai bek tangguh di FC Copenhagen sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia. Ia berharap Diks dapat tampil maksimal, bukan hanya dalam dua laga kandang berikutnya, tapi juga di pertandingan-pertandingan penting lainnya.
Namun, setelah resmi menjadi WNI, Kevin Diks masih harus menyelesaikan satu tahapan penting lainnya sebelum bisa tampil memperkuat Timnas Indonesia. Diks harus menjalani proses perpindahan federasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia) agar bisa bermain di laga internasional.
Dengan laga Timnas Indonesia melawan Jepang yang tinggal hitungan hari, peluang Diks untuk debut di laga ini pun masih diragukan. Proses perpindahan federasi ini membutuhkan waktu yang tak sedikit, sehingga masih ada kendala teknis untuk segera memperkuat Timnas Indonesia.
Eks pemain Feyenoord dan Fiorentina ini memang sangat dinanti oleh publik Indonesia untuk menambah solidnya lini pertahanan skuad Garuda. Meski sudah sah menjadi WNI, status Diks untuk tampil di laga melawan Jepang pada 15 November masih belum pasti.
Menurut regulasi pendaftaran pemain, batas akhir untuk mendaftarkan pemain di laga kontra Jepang adalah pada 8 November 2024, bertepatan dengan hari Diks melakukan sumpah WNI. Jika melihat aturan tersebut, hampir mustahil Diks bisa turun saat melawan Jepang karena proses perpindahan federasinya belum selesai.
Proses perpindahan federasi dari KNVB ke PSSI ini umumnya memakan waktu sekitar satu minggu, seperti yang terjadi pada pemain-pemain naturalisasi lainnya. Dengan demikian, sangat kecil kemungkinan Kevin Diks bisa tampil untuk Timnas Indonesia di laga 15 November melawan Jepang.
Meski demikian, PSSI akan tetap berupaya mempercepat proses perpindahan federasi agar Kevin Diks bisa segera turun lapangan. Namun, mengingat jarak waktu yang singkat, fokus utama saat ini adalah agar Diks siap berlaga melawan Arab Saudi pada 19 November.
Laga kontra Jepang ini sendiri adalah bagian dari perjuangan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini diprediksi akan dihadiri sekitar 78.000 penonton yang siap memberi dukungan penuh pada skuad Garuda.
Jika debut Diks tertunda hingga laga kontra Arab Saudi, ini bisa menjadi kesempatan baginya untuk merasakan atmosfer besar dari ribuan pendukung Indonesia. Kehadiran Kevin Diks diyakini bisa memberi energi tambahan dan pengalaman bertahan yang lebih kukuh bagi lini belakang Timnas Indonesia.
Para pencinta sepak bola Indonesia tentu berharap Diks dapat memperkuat Timnas saat menghadapi Jepang, meski realitanya peluang tersebut terbilang kecil. Timnas Indonesia saat ini memiliki kepercayaan diri tinggi setelah sukses menahan imbang Arab Saudi, Australia, dan Bahrain dalam beberapa laga terakhir.
Erick Thohir dan PSSI sangat memahami pentingnya kehadiran Kevin Diks untuk meningkatkan kualitas tim. Kehadirannya bisa memberi angin segar bagi pertahanan skuad Garuda yang tengah menjalani momen krusial dalam perjalanannya menuju Piala Dunia 2026.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
