
Eduardo Almeida (kanan) jadi pelatih baru Semen Padang setelah sempat menukangi Kabau Sirah pada paruh kedua Liga 1 musim 2018/2019. (Instagram @semenpadangfcid)
JawaPos.com — Kembalinya Eduardo Almeida ke kursi kepelatihan Semen Padang di Liga 1 2024/2025 menarik perhatian banyak pihak. Pelatih asal Portugal ini memang memiliki sejarah panjang dengan klub yang berjuluk Kabau Sirah. Namun, ada satu fakta unik yang perlu dicermati: Almeida hanya mencatatkan rekor kemenangan sebesar 30 persen saat melatih Semen Padang di musim 2018-2019 pada paruh kedua. Meski demikian, pelatih berusia 46 tahun ini tetap dipercaya untuk membawa perubahan positif bagi tim yang tengah terpuruk di zona degradasi.
Pada periode pertamanya bersama Semen Padang, Almeida menghadapi tantangan berat. Dia memimpin tim dalam 16 pertandingan dengan hasil 5 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Catatan ini memang terbilang kurang impresif, tetapi gaya permainan defensif yang diterapkannya memberi warna baru bagi klub. Formasi 4-3-3 andalannya, meski terlihat menyerang, justru lebih sering menekankan kekuatan bertahan. Strategi ini diharapkan mampu kembali membangkitkan Semen Padang dari keterpurukan.
Semen Padang FC memutuskan untuk memecat pelatih Hendri Susilo setelah serangkaian hasil buruk di awal musim Liga 1 2024. Dalam lima pertandingan, klub hanya mampu meraih satu kemenangan dan menderita empat kekalahan, yang membuat mereka terpuruk di posisi ke-16 dari 18 tim. Kemenangan tunggal tersebut tidak cukup untuk menghindarkan tim dari ancaman degradasi.
Eduardo Almeida kemudian ditunjuk sebagai pengganti Hendri Susilo. CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, mengungkapkan alasan di balik penunjukan Almeida kembali sebagai pelatih. Menurutnya, Almeida memiliki pengalaman yang cukup di Liga 1 Indonesia dan tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi. Selain itu, Almeida sudah mengenal karakter Semen Padang serta memiliki ikatan emosional dengan klub dan Kota Padang.
"Intinya kenapa kita memilih coach EA karena beberapa pertimbangan. Pertama, Eduardo memiliki pengalaman di Liga 1 sehingga tidak butuh waktu lama untuk adaptasi. Yang kedua, sampai saat ini masih mengikuti Liga 1 Indonesia. Yang ketiga, ia telah mengenal karakter SPFC, dan yang terakhir, Eduardo sudah mengenal Kota Padang serta memiliki ikatan emosional tersendiri dengan SPFC," ujar Win Bernadino dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group).
“Kita tentunya berharap Almeida mampu membawa perbaikan dan perubahan untuk tim. Semoga kita bisa meraih hasil positif dengan racikan EA nanti. Mohon dukungannya seluruh pecinta SPFC,” tambah Win.
Eduardo Filipe Arroja Almeida bukanlah nama asing di sepak bola Indonesia. Sebelum kembali ke Semen Padang, Almeida telah melatih beberapa klub di Liga Indonesia, termasuk RANS Nusantara FC dan Arema FC. Di RANS Nusantara FC, ia memimpin tim dalam 26 pertandingan dengan hasil 8 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Sementara di Arema FC, ia meraih 26 kemenangan dari 48 pertandingan.
Selain di Indonesia, Almeida juga memiliki pengalaman melatih di berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, Oman, dan negara asalnya, Portugal. Klub-klub seperti Melaka United FC, SC Angrense, dan CD Pinhalnovense pernah merasakan tangan dingin Almeida. Pengalaman internasional ini menjadi salah satu faktor mengapa Semen Padang kembali memercayakan tim mereka kepada Almeida.
Meski demikian, rekor kemenangan Almeida saat melatih Semen Padang di musim 2018-2019 masih menjadi sorotan. Dengan hanya 5 kemenangan dari 16 pertandingan, persentase kemenangannya tercatat sebesar 30 persen. Ini menjadi tantangan besar bagi Almeida untuk memperbaiki catatan tersebut di musim ini.
Tugas Almeida untuk menyelamatkan Semen Padang dari zona degradasi tentu tidak mudah. Tim ini harus segera menemukan konsistensi dalam permainan mereka jika ingin tetap bertahan di Liga 1. Meskipun pengalaman Almeida di Liga Indonesia diharapkan bisa membantu, tekanan yang dihadapi pelatih asal Portugal ini jelas sangat besar.
Almeida dikenal sebagai pelatih yang mengedepankan kedisiplinan dan organisasi pertahanan yang kuat. Formasi 4-3-3 yang sering digunakannya tidak hanya bertumpu pada serangan, tetapi juga pada soliditas di lini belakang. Almeida diyakini akan memperbaiki kelemahan tim di sektor pertahanan, yang selama ini menjadi salah satu penyebab buruknya performa Semen Padang.
Namun, untuk bisa benar-benar memberikan dampak positif, Almeida perlu lebih dari sekadar strategi pertahanan yang kokoh. Ia harus mampu menghidupkan kembali semangat para pemain Semen Padang yang tampak terpuruk setelah serangkaian kekalahan. Membangun mentalitas juara di dalam tim ini akan menjadi salah satu kunci keberhasilan Almeida dalam memimpin Semen Padang keluar dari krisis.
Kembalinya Eduardo Almeida ke Semen Padang disambut baik oleh para pendukung klub. Meski catatan kemenangannya di masa lalu tidak begitu mengesankan, banyak yang percaya bahwa Almeida memiliki kemampuan untuk membawa perubahan positif. Pengalaman melatih di Liga 1, serta pengetahuan mendalam tentang Semen Padang, membuatnya menjadi pilihan yang tepat di mata para penggemar.
Pendukung Semen Padang berharap Almeida bisa segera memberikan dampak positif dan membawa tim kebanggaan mereka keluar dari ancaman degradasi. Dengan dukungan penuh dari para suporter, diharapkan Almeida bisa membangkitkan semangat para pemain dan mempersembahkan kemenangan demi kemenangan bagi Kabau Sirah.
Eduardo Almeida bukanlah nama baru di kancah sepak bola Indonesia, terutama bagi Semen Padang. Meski memiliki catatan kemenangan yang kurang impresif pada musim 2018-2019 di paruh kedua, kehadiran kembali Almeida diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi tim. Dengan pengalaman internasional dan pengetahuan tentang Liga Indonesia, Almeida memiliki semua alat untuk memperbaiki nasib Semen Padang di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
