Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2024 | 20.58 WIB

Lawan Persita, Lini Tengah Persebaya Mungkin Masih tanpa Song Ui-young

BELUM SIAP DIMAINKAN: Song Ui-young masih dalam proses mengembangkan kondisi terbaiknya. - Image

BELUM SIAP DIMAINKAN: Song Ui-young masih dalam proses mengembangkan kondisi terbaiknya.

JawaPos.com - Paul Munster sudah memimpin dua laga Persebaya Surabaya. Dan, hampir semua pemain asing sudah diturunkan. Kecuali satu nama: Song Ui-young.

Pemain asal Singapura itu selalu absen dalam dua laga yang dipimpin Munster. Dia masih mengalami cedera. Bahkan, pemain 30 tahun itu belum bergabung dalam latihan tim. ”Kondisi Song masih belum memungkinkan untuk berlatih. Kami masih terus memantaunya,” kata Munster.

Kans untuk come back dalam waktu dekat juga minim. Sebab, Munster hanya akan menurunkan pemain yang kondisinya fit 100 persen. ”Karena semua bisa melihat bagaimana kami bermain 100 persen di lapangan. Jadi, kami masih perlu meningkatkan kebugaran Song secara perlahan,” beber mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

Artinya, Song bisa saja hat-trick absen. Dia mungkin belum bisa tampil saat Persebaya away melawan Persita Tangerang (23/2). Padahal, posisi Song di lini tengah nyaris tak tergantikan. Dia sudah tampil dalam 17 laga. Sebelas laga di antaranya turun sebagai starter. Song juga sudah mencetak 1 gol dan 2 umpan gol.

Meski begitu, Munster sama sekali tidak khawatir. Absennya Song mampu ditutupi dengan baik oleh M. Hidayat. Dia selalu tampil 90 menit dalam dua laga yang dipimpin Munster.

”Sejujurnya, dengan lini tengah diisi para pemain lokal, mereka ternyata mampu tampil sangat baik dalam dua laga terakhir,” ungkap kekasih Desiree Kujala itu.

Lini tengah Green Force memang diisi full lokal dalam dua laga terakhir. Pada laga kontra PSIS Semarang (30/1), Munster menurunkan Andre ”Kobra” Oktaviansyah, M. Hidayat, dan Ripal Wahyudi. Lalu, melawan Bhayangkara FC (4/2), posisi Ripal digantikan M. Iqbal.

”Mereka bermain baik. Padahal, lini tengah tim lawan diisi para pemain asing,” jelas Munster.

Ucapan Munster memang benar. Laga kontra Bhayangkara FC, misalnya. Lini tengah The Guardians –julukan Bhayangkara FC– diisi Matias Mier dan Radja Nainggolan. Secara fisik, tubuh dua pemain itu jauh lebih besar ketimbang Hidayat atau Kobra. Tapi, dua pemain lokal tersebut ternyata mampu mengimbangi duet Mier dan Nainggolan.

Meski begitu, Munster tidak mau anak asuhnya cepat puas. Dia ingin semua pemain tetap maksimal saat latihan. Sebab, dia tidak mau performa anak asuhnya mengendur.

”Tapi, pemain saya adalah para pesepak bola profesional. Jadi, saya yakin mereka memahami standar (permainan) dan level yang dibutuhkan,” ungkap Munster. (gus/c19/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore