Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2024 | 02.27 WIB

Jadwal Liga 1 Kembali Molor Terkait Pemilu 2024, Performa Pemain Persebaya Surabaya Bisa Berantakan

LIBUR LAGI: Paulo Henrique menjaga bola dari rebutan pemain Bhayangkara FC, Radja Nainggolan. Liga 1 akan libur lagi hingga dua pekan ke depan. (Persebaya) - Image

LIBUR LAGI: Paulo Henrique menjaga bola dari rebutan pemain Bhayangkara FC, Radja Nainggolan. Liga 1 akan libur lagi hingga dua pekan ke depan. (Persebaya)

SETELAH melakoni dua pertandingan resmi pada tahun baru 2024 di Liga 1 Indonesia 2023/2024, Persebaya Surabaya kembali harus libur karena jadwal liga yang bentrok dengan agenda Pemilu 2024.

MOCH. RIZKY PRATAMA PUTRA, Reporter JawaPos.com

---

Kondisi ini tentu akan berdampak pada pemain sepak bola elite, apalagi konsistensi mereka seringkali menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena keterampilan mereka di lapangan, tetapi juga karena tekanan yang mereka hadapi dalam menjalani jadwal pertandingan yang padat.

Memasuki tahun 2024, Liga 1 kembali menimbulkan kontroversi dengan keputusan untuk memberikan libur panjang, menyebabkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran, terutama dalam hal dampaknya pada pemain.

Tidak jelasnya jadwal, fenomena di mana pemain dihadapkan pada sejumlah besar pertandingan dalam waktu yang relatif singkat, telah menjadi perhatian utama di dunia sepak bola.

Sebuah penelitian telah mengungkapkan dampak fisik yang signifikan dari tidak jelasnya jadwal kompetisi, termasuk peningkatan risiko cedera. Salah satu kekhawatiran terbesar adalah bahwa jadwal yang padat sering kali tidak memberikan waktu pemulihan yang cukup bagi para pemain, meningkatkan risiko cedera otot dan cedera akibat penggunaan berlebihan.

Pada kenyataannya, pemulihan yang tidak memadai dapat menyebabkan penurunan kinerja, bahkan memperpanjang masa pemulihan dari cedera. Ini menempatkan pemain dalam situasi yang sulit, di mana mereka harus terus-menerus berjuang untuk menjaga kebugaran fisik mereka sambil tetap bersaing di level tertinggi.

Kondisi ini menjadi semakin rumit dengan adanya keputusan yang tidak jelas dalam jadwal kompetisi seperti yang terjadi di Liga 1. Sejak Desember 2023, Liga 1 telah mengalami libur panjang karena berbagai alasan, termasuk Piala Asia 2023 dan masa Pemilu 2024.

Setelah kembali menggelar pertandingan pada pekan 24, Liga 1 kembali memberikan libur panjang hampir selama dua pekan sebelum melanjutkan kompetisi pada pekan 25.

Dampak dari keputusan yang tidak konsisten dan jadwal yang tidak jelas ini sangatlah signifikan bagi pemain. Libur yang panjang, terutama setelah periode padat pertandingan, dapat mempengaruhi kondisi fisik dan mental mereka secara keseluruhan.

Bagi sebagian pemain, libur yang panjang mungkin tampak seperti kesempatan untuk istirahat dan pemulihan. Namun, dalam realitasnya, pemain sering kali merasa sulit untuk menemukan keseimbangan antara istirahat yang diperlukan dan menjaga kebugaran mereka tetap terjaga.

Periode panjang tanpa pertandingan juga dapat mempengaruhi ritme dan kebugaran mereka, apalagi Persebaya Surabaya yang baru saja meraih kemenangan dan sedang dalam track menanjak, sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk kembali ke performa terbaik mereka saat kompetisi dilanjutkan.

Selain itu, mundurnya jadwal pertandingan dapat memengaruhi mental pemain. Rasa tidak stabil dan tidak jelasnya jadwal dapat menciptakan ketegangan dan kecemasan, terutama dalam hal persiapan dan pemulihan.

Pemain mungkin merasa sulit untuk fokus dan mempertahankan motivasi mereka saat mereka tidak memiliki gambaran yang jelas tentang kapan mereka akan kembali berkompetisi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore