
MONCER: Asnawi Mangkualam Bahar benar-benar menunjukkan mentalitas dan skillnya ketika membawa Timnas Indonesia menang menghadapi Vietnam di Piala Asia 2023. (Instagram Asnawi Mangkualam Bahar)
JawaPos.com – Indonesia telah menyaksikan kegemilangan sepak bola nasionalnya dalam ajang Piala Asia 2023. Salah satu nama yang bersinar di laga Grup D adalah Asnawi Mangkualam Bahar, kapten Timnas Indonesia.
Pemain itu tak hanya mengukir prestasi di lapangan, tetapi juga memiliki kisah menarik di balik layar. Mari kita simak profil mendalam Asnawi Mangkualam Bahar yang menjadi pahlawan lewat gol penalti kontra Vietnam.
Asnawi Mangkualam Bahar, lahir pada 4 Oktober 1999 di Makassar, merupakan putra dari Bahar Muharram dan Fatmawati Razak. Ternyata, dia bukan satu-satunya anak dalam keluarganya. Memiliki saudara laki-laki, Fiqih Syali, dan saudara perempuan, Nur Ikrar Bahar, Asnawi Mangkualam Bahar sering membagikan momen kebersamaan keluarganya melalui media sosial.
Ayahnya, Bahar Muharram, adalah legenda PSM Makassar dan memiliki andil besar dalam karier sepak bola Asnawi Mangkualam Bahar. Sebagai pemain bertahan dan pendiri Sekolah Sepak Bola Hasanuddin, Bahar mencetak pemain-pemain lokal, termasuk putranya sendiri. Namun, ada masa di mana Bahar sengaja menyembunyikan hubungan kekeluargaannya dengan Asnawi Mangkualam Bahar untuk menghindari praktik nepotisme di dunia sepak bola.
Asnawi Mangkualam Bahar mengikuti jejak ayahnya dengan tekad kuat untuk bergabung dengan PSM Makassar, klub kampung halamannya. Namun, kejadian menarik terjadi saat Asnawi Mangkualam Bahar mendaftarkan diri ke klub tersebut.
Bahar Muharram, yang juga menjadi asisten pelatih di PSM Makassar, sengaja tidak mencantumkan nama dirinya di belakang nama Asnawi Mangkualam Bahar demi menghindari gosip nepotisme.
Meski sempat tak dianggap sebagai anak agar terhindar dari kontroversi, Asnawi Mangkualam Bahar membuktikan kemampuannya di lapangan. Dia mendapatkan dukungan dan didikan kuat dari orang tuanya, terutama dari sang ayah, Bahar Muharram. Nasehat dan kritik yang diterima Asnawi Mangkualam Bahar menjadi katalisator dalam pengembangan skill dan karakternya sebagai seorang pesepak bola.
Kisah keluarga Asnawi Mangkualam Bahar dalam dunia sepak bola tidak hanya melibatkan ayahnya. Paman dari pihak ibunya, Ansar Razak, juga merupakan legenda PSM Makassar. Asnawi Mangkualam Bahar mengenang pamannya yang meninggal pada 1999 dengan mengenakan nomor punggung 14, simbol dari pemain legendaris tersebut. Pilihan nomor punggung ini menjadi bentuk rasa bangga dan penghormatan Asnawi Mangkualam Bahar kepada sang paman.
Tidak hanya Asnawi Mangkualam Bahar dan ayahnya yang terlibat dalam dunia sepak bola. Paman dari pihak ibunya, Asri Razak, juga merupakan mantan pemain PSM Makassar. Bahkan, sepupu Asnawi Mangkualam Bahar, Sulthan Zaky Pramana, juga berkarier sebagai pemain bola. Keterlibatan keluarga ini menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya menjadi sebuah profesi, tetapi juga menjadi semacam warisan yang dijaga dan diteruskan dalam satu keluarga.
Gaya permainan Asnawi Mangkualam Bahar yang impresif membawa dampak positif. Pada 2021, Asnawi Mangkualam Bahar dikontrak oleh klub Korea Selatan, Ansan Greeners, yang bermain di K League 2. Dua tahun berikutnya, dia melangkah lebih jauh dengan pindah ke Jeonnam Dragons, yang bermain di divisi utama K League.
Asnawi Mangkualam Bahar bergabung dengan rekan-rekan Timnas Indonesia U-23 yang juga meniti karier di klub luar negeri, membuktikan bahwa talenta sepak bola Indonesia mampu bersinar di panggung internasional.
Asnawi Mangkualam Bahar tidak hanya dikenal sebagai pemain sepak bola yang andal, tetapi juga sebagai pribadi yang mencintai keluarganya. Meski sibuk dengan jadwal latihan dan pertandingan, Asnawi Mangkualam Bahar selalu menjaga komunikasi dengan keluarganya di kampung halaman.
Setiap panggilan telepon diisi dengan permohonan doa restu agar bisa tampil maksimal dan mempersembahkan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia. Dukungan keluarga, terutama dari ayahnya, Bahar Muharram, selalu menjadi penambah semangat bagi Asnawi Mangkualam Bahar.
Ternyata, Asnawi Mangkualam Bahar tidak hanya berprestasi di lapangan sepak bola. Pada tahun 2017, dia memulai bisnis toko distro yang diberi nama AMB Store. Toko tersebut menjual merchandise dengan nuansa PSM Makassar, mencerminkan identitasnya sebagai pemain sepak bola profesional. Asnawi Mangkualam Bahar membuktikan bahwa dia tidak hanya memiliki kecakapan di atas rumput, tetapi juga mampu merintis dan mengelola bisnis di dunia fesyen.
Puncak dari perjalanan Asnawi Mangkualam Bahar terjadi dalam laga Grup D Piala Asia 2023 melawan Vietnam. Sebagai kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar tampil sebagai pencetak gol krusial lewat titik putih penalti. Keberhasilannya menggagalkan kiper lawan membawa Indonesia meraih kemenangan penting dan mencuri perhatian dunia sepak bola.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
