
Gian Zola jadi salah satu pemain yang minim kontribusi. Dia harus lebih kerja keras lagi untuk bisa masuk tim utama PSIS Semarang dalam Liga 1 2023/2024. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos.com – Kompetisi PSIS Semarang periode 2023 tidak hanya dimeriahkan oleh bintang-bintang bersinar, tetapi juga oleh para pemain yang, sayangnya, belum mampu memberikan kontribusi maksimal.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 pemain yang memiliki kontribusi paling minim di lapangan, mencari tahu apakah mereka dapat mengubah nasib mereka di masa depan.
Debby Liana, pemain depan berusia 18 tahun, belum mendapatkan kesempatan bermain sama sekali. Kehadirannya di tim PSIS Semarang menjadi tantangan besar, namun tanpa menit bermain, kontribusinya hingga saat ini masih menjadi tanda tanya.
Sebagai penjaga gawang muda berusia 18 tahun, Husein Akbar belum memiliki pengalaman bermain di lapangan. Dengan nol penampilan, kita hanya bisa berspekulasi sejauh mana potensinya di bawah mistar gawang.
Barnabas Sobor, bek berusia 20 tahun, juga belum mendapatkan kesempatan bermain. Belum ada catatan gol, assist, atau kontribusi lainnya yang bisa diukur pada pemain ini.
Azyah Madilesa, gelandang muda berusia 18 tahun, baru mencatat 1 penampilan dengan 3 umpan sukses. Meskipun masih dalam tahap awal kariernya, Azyah Madilesa perlu terus meningkatkan kontribusinya di tengah lapangan.
Syiha Buddin, bek berusia 22 tahun, baru tampil dalam 2 pertandingan dengan kontribusi yang minim. Dengan hanya 1 tekel dan 2 sapuan, Syiha Buddin perlu menunjukkan kemampuannya untuk bersaing di lini belakang.
Gian Zola, gelandang berusia 25 tahun, mencatatkan 1 penampilan tanpa kontribusi apapun kecuali 1 aksi tekel. Meskipun masih dalam tahap adaptasi, Gian Zola perlu menemukan peran khususnya di lapangan.
Haykal Alhafiz, gelandang berusia 22 tahun, mencatatkan 6 penampilan tetapi tanpa gol atau assist. Dengan 5 pelanggaran, Mohammad Haykal Alhafiz perlu menemukan keseimbangan dalam permainannya di tengah lapangan.
Setiap pemain yang ingin mendapatkan lebih banyak menit bermain harus bekerja keras dan memperbaiki berbagai aspek dalam permainannya. Berikut beberapa saran untuk para pemain yang mungkin belum mendapatkan banyak menit bermain.
Intensifikasi Latihan
Peningkatan kualitas dan intensitas latihan adalah kunci untuk mendapatkan perhatian pelatih. Pemain harus fokus pada peningkatan kebugaran, kecepatan, dan keterampilan teknis mereka. Melibatkan diri dalam latihan tambahan di luar sesi tim dapat membantu pemain meningkatkan performa mereka.
Dedikasi pada Taktik Tim
Memahami dan menerapkan taktik tim adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan pelatih. Pemain harus menghabiskan waktu untuk memahami peran dan tanggung jawab mereka di dalam sistem permainan tim. Kemampuan untuk beradaptasi dan melaksanakan instruksi pelatih dengan baik akan membuat pemain lebih berharga di lapangan.
Konsistensi dan Kedisiplinan

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
