
ANGGI PRADITHA/KALTIM POST PATAHKAN STATISTIK: Selain mengincar tiga poin pertama, Alfredo Vera berambisi memutus catatan tak pernah menang Persiba di laga kandang perdana pada dua musim terakhir.
JawaPos.com – Memasuki umur satu tahun, Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) mengemban tugas berat untuk mewujudkan keinginan anggotanya.
Salah satu tugas berat yang diemban adalah mewajibkan seluruh klub Liga 2 musim depan memakai jasa pelatih kepala lokal.
Hal itu disampaikan Ketua APSSI Yeyen Tumena. Yeyen mengatakan, usul itu sudah disampaikan kepada PSSI.
APSSI ingin PSSI segera membuat regulasi mengenai kewajiban tim Liga 2 menggunakan jasa pelatih lokal. Tidak seperti saat ini. Di mana beberapa klub masih percaya menggunakan jasa pelatih asing untuk berkompetisi.
Sejauh ini, ada lima pelatih asing yang menangani klub Liga 2. Sebut saja Alfredo Vera, Eduardo Almeida, Raja Isa, Marcelo Cirelli, dan Rafael Berges.
Permintaan itu sejatinya sudah mendapat lampu hijau. Eks bek sayap Persebaya Surabaya itu menyatakan, PSSI sebenarnya sudah setuju akan menerapkan regulasi tersebut musim ini.
Tapi, karena kendala kontrak dan akan berjalan di tengah pandemi, regulasi itu akhirnya dimundurkan jadi musim depan. ’’Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan merespons positif bahwa Liga 2 sewajarnya memang tidak menggunakan jasa pelatih asing,’’ ungkapnya.
APSSI sendiri dikatakannya bukan anti-pelatih asing. Bukan anti persaingan. Permintaan untuk mewajibkan klub Liga 2 menggunakan jasa pelatih lokal adalah untuk menambah jam terbang. Untuk unjuk kualitas.
Regulasi tanpa pelatih asing juga menyetarakan regulasi yang selama ini dipegang di Liga 2. Yakni, tidak adanya pemain asing. ’’Kalau tidak ada pemain asing, kenapa pelatihnya tidak? Jadi, harus disetarakan,’’ ucapnya.
Liga 2 juga dikatakannya sebagai jembatan pelatih-pelatih baru menuju tahap selanjutnya, yakni Liga 1. Yeyen menyebut, kualitas pelatih lokal akan naik ketika digembleng lebih dulu di kasta kedua sepak bola Indonesia. Mencari pengalaman di sana. ’’Agar nanti di Liga 1 mereka bisa bersaing dengan pelatih-pelatih asing,’’ paparnya.
Sejauh ini, tanpa adanya regulasi mewajibkan pelatih lokal di klub-klub Liga 2, sejatinya pelatih lokal sudah memberikan prestasi mumpuni di klub. Hal itu terbukti dalam dua musim terakhir, juara Liga 2 selalu dilatih pelatih lokal. PSS Sleman dengan Seto Nurdiyantoro pada 2018 dan Persik Kediri dengan Budiardjo Thalib musim lalu.
Agar jumlah pelatih lokal mumpuni sebelum regulasi diketok, APSSI sendiri sudah bekerja sama dengan PSSI dan Kemenpora bakal mengadakan kursus pelatih lisensi C dan D secara gratis.
Hal tersebut masih digodok teknisnya. Yang jelas, tidak semua pelatih bisa mendapatkan sarana ini. Artinya, hanya pelatih-pelatih terpilih saja yang bisa mendapatkan jatah gratis untuk lisensi C dan D.
’’Salah satunya wajib menjadi anggota APSSI. Dan ini masih akan kami bicarakan dengan PSSI dan Kemenpora,’’ terangnya.
Daftar Pelatih Asing di Liga 2 Musim Ini
1. Nama : Angel Alfredo Vera
Asal : Argentina
Klub : Persiba Balikpapan
2. Nama : Rafael Berges
Asal : Spanyol
Klub : Badak Lampung FC
3. Nama : Raja Isa
Asal : Malaysia
Klub : PSPS Riau
4. Nama : Marcelo Cirelli
Asal : Argentina
Klub : PSBS Biak
5. Nama : Eduardo Almeida
Asal : Portugal
Klub : Semen Padang

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
