
Persija vs Persebaya
JawaPos.com - Buntut hasil kurang memuaskan dalam tiga pertandingan terakhir, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso sempat dipanggil manajemen sebelum melakoni laga away melawan Persija Jakarta.
Green Force –julukan Persebaya– baru sekali menang. Tepatnya pada pekan pertama Liga 1 saat mengungguli Persis Solo (3-2) di Stadion Manahan, Solo.
Selebihnya, Persebaya gagal meraih kemenangan. Reva Adi dkk ditahan imbang Barito Putera (1-1) dan RANS Nusantara FC (2-2) serta kalah dari PSIS Semarang (0-2).
Aji memastikan pemanggilan itu bukan ultimatum dari manajemen. Melainkan berdiskusi untuk mencari jalan keluar atas catatan kurang apik dalam tiga laga terakhir Persebaya.
”Jadi, tidak ada pertandingan yang harus digaransi. Besok (hari ini, Red) bukan pertandingan terakhir saya. Memang hasil dalam tiga laga terakhir belum maksimal. Tapi, manajemen masih mem-back up kami 100 persen,” jelas Aji kemarin (29/7).
Kendati begitu, mantan pelatih Persela Lamongan itu tidak lantas merasa santai dan aman. Justru semangat Aji semakin bergelora. Dia berusaha membawa skuadnya meraih hasil maksimal saat bertemu Macan Kemayoran –julukan Persija– malam ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (live Indosiar pukul 19.00 WIB).
Motivasi tinggi untuk mengakhiri tren negatif tidak hanya ada di Aji. Sebanyak 22 pemain yang dibawa ke Jakarta memiliki visi yang sama. ”Pada dasarnya, semua pemain dalam kondisi yang siap menghadapi pertandingan melawan Persija besok malam (hari ini),” tegasnya.
Toni Firmansyah, pemain muda Persebaya, mengamini pernyataan sang pelatih. Dia tidak mau pulang ke Surabaya dengan tangan kosong. Kemenangan menjadi harga mati.
Kebetulan, grafik calon lawan sedang naik turun. Pekan lalu Persija kalah 0-1 dari Persita Tangerang. Persija juga sedang krisis penyerang. Marko Simic, striker asal Kroasia, menepi selama enam pekan. Striker lokal Sandi Arta Samosir juga absen karena harus mengikuti Piala Panglima TNI.
Namun, pelatih Persija Thomas Doll sudah menyiapkan cara untuk bisa mencetak gol tanpa harus melalui striker. Dia ingin para pemain tengah bisa jeli melihat peluang mencetak gol agar bisa kembali ke jalur kemenangan.
”Memang, tanpa Simic, kekuatan kami di kotak penalti akan sedikit menurun. Tapi, kami punya pemain tengah yang bagus dan bisa mencetak gol,” jelas pelatih asal Jerman tersebut. ”Saya juga akan mengubah gaya permainan tim. Saya ingin kami bisa mencetak gol dari semua situasi,” tandasnya. (fiq/c14/fal)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
