← Beranda

Kontra Chelsea di 16 Besar Liga Champions, Luis Enrique Tegaskan Ini Bukan Misi Balas Dendam

M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 2 Maret 2026 | 12.46 WIB
Luis Enrique menghadiri konferensi pers. (X/@PSG)

JawaPos.com–Paris Saint-Germain akan kembali berhadapan dengan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions. Namun satu hal langsung ditegaskan Luis Enrique, ini bukan soal balas dendam.

Sebagai juara bertahan, PSG datang melawan Chelsea dengan status yang berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Mereka akhirnya meraih trofi Liga Champions pertama musim lalu.

Ini sebuah pencapaian PSG yang bahkan sempat diragukan banyak pihak apalagi setelah kehilangan Kylian Mbappe ke Real Madrid pada musim panas sebelumnya. Kini, targetnya jelas yaitu mempertahankan gelar Liga Champions, kampanye yang diawali dengan melawan Chelsea di babak 16 besar.

Baca Juga: Dampak Ketegangan Politik, Iran Berpotensi Absen dari Panggung Piala Dunia 2026

Melansir Football London, dalam konferensi pers jelang duel dua leg tersebut, Enrique mengingatkan bahwa musim lalu pun mereka datang tanpa ekspektasi besar.

”Tidak ada yang menyangka kami bisa memenangkan Liga Champions musim lalu. Ini berbeda karena skenarionya sangat berbeda,” ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.

Status sebagai juara bertahan memang mengubah perspektif. PSG bukan lagi tim yang memburu validasi, melainkan tim yang diburu. Tekanan jelas ada, tapi Enrique justru melihatnya sebagai bagian dari evolusi klub.

Baca Juga: Jeda Ramadhan di Laga Leeds vs Manchester City Tuai Cemooh, Pep Guardiola Buka Suara

”Semua orang tahu bahwa kami mampu memenangkan Liga Champions ini, tetapi untuk melakukan itu, kami harus meningkatkan level performa kami. Kami menyadari hal itu,” tutur Luis Enrique.

Tantangan pertama menuju back to back adalah Chelsea. Secara psikologis, ada cerita tersendiri karena The Blues pernah menaklukkan PSG 3-0 di final Piala Dunia Antarklub musim panas lalu di New Jersey. Namun Enrique menolak menjadikan hasil itu sebagai bahan bakar emosional.

”Undian Liga Champions itu sulit, seperti biasa. Kami tidak mengharapkan hal yang berbeda. Kami senang. Akan menarik untuk bermain melawan salah satu tim Inggris terbaik, yang kami kenal dengan baik. Tidak ada perasaan balas dendam di pihak kami. Ini kompetisi yang berbeda. Ini jalan kami dan kami sudah terbiasa,” tandas Luis Enrique.

Bagi Enrique, Liga Champions selalu menghadirkan undian yang menantang. Tidak ada jalur mudah. Dan sebagai juara bertahan, dia merasa beban justru ada di pihak lawan.

”Saat ini kami adalah juara bertahan di kompetisi ini, jadi masalahnya ada pada tim-tim lain. Mereka harus bermain melawan kami, itulah yang saya pikirkan,” ucap Luis Enrique.

Ada nada percaya diri yang tegas di sana. PSG sadar betul posisi mereka saat ini. Mereka bukan lagi sekadar proyek ambisius, melainkan tim yang sudah membuktikan diri di level tertinggi.

”Kami senang bisa masuk dalam undian karena itu berarti kami telah lolos dan fase penting musim ini akan segera tiba,” terang Luis Enrique.

Di luar Liga Champions, Les Parisiens juga tidak melupakan tugas domestik. Mereka baru saja memanfaatkan kekalahan kandang Lens dari Monaco untuk kembali ke puncak klasemen Ligue 1. Artinya, momentum sedang berada di pihak mereka.

Sekarang tinggal satu pertanyaan besar: mampukah PSG mempertahankan konsistensi dan mental juara saat menghadapi Chelsea?

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah