
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (ig @mancity)
JawaPos.com - Pep Guardiola menegaskan bahwa Manchester City siap menghadapi tekanan dalam perburuan gelar Premier League. Meskipun demikian, sang pelatih mengakui faktor kelelahan mulai memengaruhi kondisi timnya. Hal itu disampaikan Guardiola jelang laga semifinal FA Cup melawan Southampton yang akan berlangsung pada Sabtu (25/4).
City datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil naik ke puncak klasemen Liga Inggris usai mengalahkan Burnley. Namun, Guardiola tidak menutup mata bahwa jadwal padat dan intensitas pertandingan mulai memberikan dampak pada kebugaran para pemainnya.
Guardiola menyebut kemenangan penting atas Arsenal pada laga sebelumnya telah menguras energi tim secara signifikan. Guardiola bahkan mengaku sempat mempertimbangkan untuk melakukan rotasi besar saat menghadapi Burnley.
“Ini adalah peluang besar untuk memainkan empat final secara beruntun. Mungkin kami harus melakukan beberapa perubahan. Di akhir laga kami sedikit kelelahan, tetapi kami siap,” ujar Guardiola.
Baca Juga:Dari Timnas U17 ke Liga Profesional, Evandra Florasta Akhirnya Tampil Bersama Bhayangkara FC
Guardiola menambahkan bahwa pengalaman menghadapi situasi seperti itu akan menjadi modal berharga bagi para pemainnya di masa depan. Menurutnya, semakin sering berada dalam tekanan perebutan gelar, semakin baik pula kemampuan tim dalam mengelolanya.
“Target utama adalah menang. Tapi untuk itu, kami harus melakukan segalanya, berlari, melompat, mengoper, dan menembak. Bahkan hari ini kami tidak memikirkan konsekuensi klasemen, kami hanya fokus pada bagaimana mengalahkan Burnley,” lanjutnya.
Guardiola juga menyoroti jadwal padat yang harus dihadapi timnya dalam beberapa hari ke depan, termasuk perjalanan ke London. Pelatih berusia 55 tahun itu mengakui masih memiliki keraguan dalam menentukan susunan pemain akibat kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, kekalahan dari Manchester City memastikan Burnley terdegradasi ke Championship musim depan. Pelatih Burnley Scott Parker memilih tidak memberikan komentar terkait masa depannya bersama klub.
Meskipun demikian, Parker tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan para pemainnya sepanjang musim. Parker menilai timnya telah berjuang maksimal meskipun menghadapi berbagai tantangan berat. “Saya sangat bangga dengan tim ini. Penampilan malam ini mencerminkan karakter mereka, berjuang habis-habisan hingga akhir,” kata Parker dikutip dari Daily Mail.
Parker juga mengakui bahwa Burnley menghadapi tantangan besar sejak awal musim dan gagal memanfaatkan peluang yang ada. Menurut Parker, timnya memang masih kalah dari segi kualitas, tetapi tidak pernah kekurangan semangat juang. “Kami tidak mampu melampaui ekspektasi. Ada banyak kekecewaan dan kesulitan yang kami alami. Saya sedih dan kecewa dengan musim ini, tetapi saya tidak akan pernah mengkritik tim ini karena kurangnya usaha,” tutup Parker.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
