Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 April 2026 | 01.41 WIB

Manchester City Dihantui Kelelahan, Pep Guardiola Siapkan Rotasi di Semifinal FA Cup

Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (ig @mancity) - Image

Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (ig @mancity)

JawaPos.com - Pep Guardiola menegaskan bahwa Manchester City siap menghadapi tekanan dalam perburuan gelar Premier League. Meskipun demikian, sang pelatih mengakui faktor kelelahan mulai memengaruhi kondisi timnya. Hal itu disampaikan Guardiola jelang laga semifinal FA Cup melawan Southampton yang akan berlangsung pada Sabtu (25/4).

City datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil naik ke puncak klasemen Liga Inggris usai mengalahkan Burnley. Namun, Guardiola tidak menutup mata bahwa jadwal padat dan intensitas pertandingan mulai memberikan dampak pada kebugaran para pemainnya.

Guardiola menyebut kemenangan penting atas Arsenal pada laga sebelumnya telah menguras energi tim secara signifikan. Guardiola bahkan mengaku sempat mempertimbangkan untuk melakukan rotasi besar saat menghadapi Burnley.
“Ini adalah peluang besar untuk memainkan empat final secara beruntun. Mungkin kami harus melakukan beberapa perubahan. Di akhir laga kami sedikit kelelahan, tetapi kami siap,” ujar Guardiola.

Guardiola menambahkan bahwa pengalaman menghadapi situasi seperti itu akan menjadi modal berharga bagi para pemainnya di masa depan. Menurutnya, semakin sering berada dalam tekanan perebutan gelar, semakin baik pula kemampuan tim dalam mengelolanya.

“Target utama adalah menang. Tapi untuk itu, kami harus melakukan segalanya, berlari, melompat, mengoper, dan menembak. Bahkan hari ini kami tidak memikirkan konsekuensi klasemen, kami hanya fokus pada bagaimana mengalahkan Burnley,” lanjutnya.

Guardiola juga menyoroti jadwal padat yang harus dihadapi timnya dalam beberapa hari ke depan, termasuk perjalanan ke London. Pelatih berusia 55 tahun itu mengakui masih memiliki keraguan dalam menentukan susunan pemain akibat kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.

Sementara itu, kekalahan dari Manchester City memastikan Burnley terdegradasi ke Championship musim depan. Pelatih Burnley Scott Parker memilih tidak memberikan komentar terkait masa depannya bersama klub.

Meskipun demikian, Parker tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan para pemainnya sepanjang musim. Parker menilai timnya telah berjuang maksimal meskipun menghadapi berbagai tantangan berat. “Saya sangat bangga dengan tim ini. Penampilan malam ini mencerminkan karakter mereka, berjuang habis-habisan hingga akhir,” kata Parker dikutip dari Daily Mail.

Parker juga mengakui bahwa Burnley menghadapi tantangan besar sejak awal musim dan gagal memanfaatkan peluang yang ada. Menurut Parker, timnya memang masih kalah dari segi kualitas, tetapi tidak pernah kekurangan semangat juang. “Kami tidak mampu melampaui ekspektasi. Ada banyak kekecewaan dan kesulitan yang kami alami. Saya sedih dan kecewa dengan musim ini, tetapi saya tidak akan pernah mengkritik tim ini karena kurangnya usaha,” tutup Parker.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore