Real Madrid memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions, berpotensi menghadapi Manchester City atau Sporting CP. (ig @realmadrid)
JawaPos.com – Manchester City seperti rival reguler Real Madrid di Liga Champions dalam dua musim terakhir. Musim ini City dan El Real telah bertemu dalam matchday keenam fase league pada 11 Desember 2025. Di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, Real takluk 1-2.
Musim lalu kedua klub ini bahkan saling jegal dalam playoff fase knockout. Dalam dua leg, Los Merengues –julukan Real– dua kali mengalahkan The Cityzens –sebutan City. Masing-masing 3-2 di Stadion Etihad, Manchester, dan 3-1 di Bernabeu, sehingga unggul agregat 6-3.
Kedua klub berpeluang kembali bertemu dalam undian babak 16 besar di Nyon, Swiss, malam nanti (siaran langsung beIN Sports 2/beIN Sports Connect/Vidio pukul 18.00 WIB). City jadi opsi lawan Real selain klub Primeira Liga (kompetisi kasta teratas Portugal) Sporting CP.
Mentalitas Los Merengues
Kiper Real Thibaut Courtois mengingatkan potensi bahaya jika bertemu skuad asuhan Pep Guardiola tersebut. ”Anda tahu kan City pernah mengungguli kami (di fase league musim ini, Red),” kata Courtois kepada Movistar Plus+.
Namun, menilik dua kali kemenangan atas SL Benfica, di Estadio da Luz maupun di Bernabeu, Courtois menyebut itu sudah jadi sinyal bahwa mentalitas timnya lebih bagus ketimbang saat fase League.
”Aku rasa kami sudah handal di Liga Champions. Gagal memanfaatkan peluang aku rasa masih wajar. Kami harus lebih mengalir lagi dalam penguasaan bola,” sambung kiper 33 tahun berkebangsaan Belgia tersebut.
Rivalitas Hansi dan Lucho
Selain Real versus City, big match babak 16 besar bisa mempertemukan juara bertahan Paris Saint-Germain kontra FC Barcelona. Itu berarti entrenador Barca Hans-Dieter ”Hansi” Flick kembali berhadapan dengan entraineur Luis Enrique alias Lucho.
Hansi punya kesempatan revans atas kekalahan 1-2 dalam matchday kedua fase league di kandang sendiri, Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona (2/10/2025).
Sebelumnya, Hansi juga belum mampu mengungguli Lucho dalam adu taktik di level timnas. Yakni ketika Jerman asuhan Hansi tertahan 1-1 oleh Spanyol asuhan Lucho dalam fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selain Barca, PSG juga bisa berhadapan dengan Chelsea. Lucho menyebut tidak ada pilihan yang mudah. Sebagai mantan entrenador Barca, Lucho juga selalu rindu pulang ke Catalan.
”Barca sangat spesial bagiku dan sudah menjadi tim klasik bagiku. Seperti halnya City dan Manchester dan Real dengan Madrid, Barcelona adalah kota yang unik dan klubnya juga istimewa,” beber sosok yang pernah membawa Barca merengkuh Si Kuping Besar – sebutan trofi juara Liga Champions– edisi 2014–2015 itu.
Atletico Kontra LFC Jilid II

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
