Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Desember 2025 | 17.55 WIB

Prediksi Bologna Vs Juventus, Spaletti: Kembalikan Kejayaan Si Nyonya Tua

Luciano Spaletti. (Instagram/@juventus)

 

JawaPos.com - Luciano Spalletti terobsesi dengan memperbaiki nasib Juventus dan ingin membalas komitmen keluarga Agnelli kepada Bianconeri, setelah mereka menolak tawaran untuk klub tersebut.

Pada Sabtu (13/12), perusahaan induk keluarga Agnelli, Exor, menolak tawaran dari perusahaan mata uang kripto Tether, yang dilaporkan bernilai lebih dari EUR 1 miliar untuk membeli Si Nyonya Tua.

CEO Exor, John Elkann, mengatakan dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial: "Juve telah menjadi bagian dari keluarga saya selama 102 tahun."

"Dengan semangat inilah, dengan kisah cinta yang telah menyatukan kita selama lebih dari satu abad, sebagai sebuah keluarga kami terus mendukung tim kami dan menatap masa depan untuk membangun Juve yang berjaya."

Spalletti menyambut baik kabar tersebut menjelang perjalanan ke Bologna, dan mantan pelatih timnas Italia itu percaya bahwa memperbaiki posisi Juve saat ini di peringkat ketujuh Serie A adalah cara terbaik untuk membalas kepercayaan tersebut.

"Meskipun saya baru berada di sini dalam waktu singkat, saya rasa saya dapat melibatkan seluruh skuad dalam percakapan ini," kata Spalletti kepada wartawan.

"Sungguh menggembirakan sekali lagi mendengar kekuatan dan semangat yang dimiliki John Elkann dan keluarganya untuk klub ini."

"Jelas bahwa kita bertanggung jawab untuk memberikan substansi dan kekokohan pada semangat itu, dengan menghormati masa lalu dan membangun masa depan pada tingkat yang sama, atau bahkan lebih baik."

Dibandingkan dengan tahap yang sama di musim Serie A 2024/2025, Juve memiliki tiga poin lebih sedikit (23 berbanding 26), mencetak lebih sedikit gol (18 berbanding 22), kebobolan lebih banyak (14 berbanding delapan) dan semakin jauh dari puncak klasemen (delapan poin berbanding enam).

Spalletti hanya mencatatkan dua kemenangan dalam lima pertandingan Serie A sejak mengambil alih kendali, dengan rata-rata 1,6 poin per pertandingan yang merupakan yang terburuk dari semua pelatih Bianconeri sejak Luigi Delneri antara 2010 sampai 2011 (1,53).

Juve juga kesulitan dalam waktu yang lama saat meraih kemenangan 2-0 atas Pafos di Liga Champions tengah pekan lalu, tetapi Spalletti yakin masa-masa yang lebih baik akan datang.

"Tidak ada yang bisa meyakinkan saya bahwa para pemain ini tidak bagus. Sebaliknya, saya yakin kita akan mengatasi keterbatasan ini," kata Spalletti.

"Saya menerima peran ini karena saya percaya padanya. Saya telah melakukan pekerjaan ini selama bertahun-tahun, dan saya tahu itu tidak mudah. Saya terobsesi dengan gagasan untuk dapat mengubah dan meningkatkan kelompok ini."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore