
Instagram.com/@alex_isak ; https://www.newcastleunited.com/en/news/alexander-isak-statement-190825
JawaPos.com- Alexander Isak akhirnya kembali ke lapangan setelah absen lebih dari tiga bulan. Menariknya, kembalinya sang striker justru bukan bersama Newcastle United, melainkan dengan Timnas Swedia yang memanggilnya untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Slovenia dan Kosovo awal September mendatang.
Isak tengah menjadi sorotan setelah mogok bermain di Newcastle sebagai bentuk protes untuk memaksakan kepindahannya ke Liverpool. The Reds sebelumnya sudah mengajukan tawaran GBP 110 juta, namun ditolak oleh manajemen The Magpies.
Pelatih Timnas Swedia, Jon Dahl Tomasson, mengakui situasi Isak rumit.
"Sulit untuk memberi pendapat jelas karena kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di klub," kata Tomasson.
"Alex pemain profesional, punya karakter kuat, dan bekerja keras. Dia adalah pembeda di lapangan. Namun, apakah bisa main 90 menit? Jelas tidak," lanjutnya.
Isak belum bermain satu menit pun di musim 2025/2026. Terakhir kali ia tampil adalah 25 Mei lalu, di akhir musim sebelumnya. Ia bahkan melewatkan seluruh pramusim karena perselisihan dengan Newcastle. Selama mogok, ia berlatih terpisah dari skuad utama.
Striker berusia 25 tahun itu baru-baru ini melontarkan pernyataan keras di media sosial, menuduh klub melanggar janji dan menegaskan hubungan mereka sudah tidak bisa dilanjutkan.
Meski begitu, Newcastle masih berupaya membujuk Isak agar bertahan. Co-owner Jamie Reuben dan delegasi PIF bahkan dikabarkan mendatangi rumah Isak untuk melakukan pembicaraan pribadi. Klub siap menawarkan kontrak baru jika sang pemain bersedia kembali ke skuad.
Pelatih Eddie Howe mengaku tidak tahu-menahu mengenai negosiasi tersebut.
"Saya tidak terlibat dalam pembicaraan, jadi saya tidak tahu apa perkembangannya," ujar Howe.
Sementara itu, kapten Newcastle, Bruno Guimaraes, mengungkapkan kerinduan terhadap rekan setimnya tersebut.
"Kami sangat merindukan striker kami, seorang pemain yang mencetak lebih dari 20 gol di Premier League musim lalu. Kami ingin punya pemain terbaik di tim, tapi ini di luar kendali kami," kata Guimaraes.
Meskipun kondisi fisiknya belum sepenuhnya bugar, Isak tetap dipercaya membela Swedia. Ia tercatat sudah mencetak 16 gol dalam 52 penampilan internasional.
Selain Isak, Swedia juga memanggil Emil Krafth, Anthony Elanga, dan penyerang anyar Arsenal, Viktor Gyokeres.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
