Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 02.30 WIB

Dampak Strategi Ofensif dan Defensif Liverpool: Dari Skema Inverted Fullback, Masalah Pertahanan Sampai Peran Pemain Kunci

Liverpool Menang Susah Payah, Arne Slot Sindir Taktik Newcastle: ‘Bukan Pertandingan Sepak Bola’ - Image

Liverpool Menang Susah Payah, Arne Slot Sindir Taktik Newcastle: ‘Bukan Pertandingan Sepak Bola’

JawaPos.com-Pertandingan Liverpool melawan Newcastle berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan The Reds. Tiga gol Liverpool dicetak melalui skema berbeda.

Dilansir dari Kanal YouTube Tommy Desky, pada Rabu (27/8), gol pertama datang dari situasi serangan balik. Gravenberch berhasil mencetak gol dari luar kotak penalti setelah memotong umpan lawan.

Gol kedua melibatkan Ekitike yang berhasil melindungi bola dari tekanan pemain Newcastle, Tonali. Bola akhirnya jatuh ke kaki Gakpo dan Ekitike mencetak gol. 

Di akhir pertandingan, Szoboszlai dipindahkan ke posisi gelandang setelah pergantian pemain, melakukan pergerakan cerdas yang memungkinkan Rio Ngumoha mencetak gol kemenangan.

"Kemenangan ini tidak ada hubungannya dengan taktik atau sepak bola yang bagus, tetapi lebih kepada kemampuan tim untuk tetap kuat dalam suasana yang luar biasa," ujar Arne Slot, dikutip dari kanal YouTube Liverpool pada Selasa (26/8).

Meski begitu, Arne Slot harus memiliki cara untuk menambal beberapa masalah, bahkan membahayakan selama pertandingan. Kesalahan fundamental, Liverpool berulang kali menggunakan skema di mana bek kanan.

Contoh terlihat dari sektor Szoboszlai yang bergerak ke tengah untuk menarik bek kiri Newcastle keluar dari posisinya, bertujuan menciptakan ruang lebar di sisi kanan untuk Mohamed Salah.

Meskipun ruang ini gagal dimanfaatkan secara maksimal, sebaliknya bola sering diarahkan ke sisi kiri permainan terutama ke arah Gakpo, sebuah taktik serupa digunakan saat melawan Bournemouth.

Dari sisi defensif Liverpool, area dijaga oleh Milos menjadi titik lemah sering dieksploitasi pemain Newcastle. Beberapa peluang berbahaya dan salah satu gol Newcastle berasal dari eksploitasi di area ini. 

Secara keseluruhan, taktik inverted fullback menciptakan ruang bagi Salah, gagal dimanfaatkan Liverpool. Kedua, kiper Liverpool Allison kesulitan memberikan umpan ke sisi kanan karena tekanan dari pemain Newcastle yang memaksanya mengarahkan bola ke sisi kiri.

Ketiga, area Milos menjadi titik masalah utama dalam pertahanan Liverpool. Terakhir, Liverpool mengalami penurunan performa setelah unggul, sebuah kelemahan yang terjadi di pertandingan sebelumnya melawan Bournemouth.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore