
Tanda hati Morgan Gibbs-White untuk Nottingham Forest. (officialnffc/Instagram)
JawaPos.com - Persaingan menuju kompetisi Eropa musim depan semakin memanas di luar lapangan. Nottingham Forest resmi menunjuk tim hukum untuk menghadapi gugatan dari Crystal Palace yang mengklaim adanya ketidakadilan dalam keputusan UEFA terkait regulasi kepemilikan multi-klub.
Dilansir dari Daily Mail (28/7), Nottingham Forest secara resmi menjadi pihak tergugat dalam sidang arbitrase yang diajukan Crystal Palace ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Swiss.
Sidang ini menyusul keputusan UEFA yang menurunkan Palace dari Liga Europa akibat pelanggaran aturan kepemilikan multi-klub.
Crystal Palace seharusnya lolos ke Liga Europa setelah menjuarai Piala FA melawan Manchester City.
Namun, UEFA memutuskan Palace melanggar regulasi karena adanya kepemilikan saham 43 persen oleh Eagle Football Holdings, milik John Textor yang juga memiliki klub Prancis, Lyon peserta Liga Europa lainnya.
Akibatnya, Palace didemosi ke Liga Konferensi, sementara Forest dipromosikan ke Liga Europa usai finis di peringkat ketujuh Liga Inggris.
Palace mengajukan banding terhadap keputusan tersebut, menuntut tempat mereka dikembalikan.
Pihak Crystal Palace menilai Forest mendapatkan perlakuan khusus karena diduga diberikan waktu lebih dari tenggat 1 Maret oleh UEFA untuk menyelesaikan isu kepemilikan silang dengan klub Yunani, Olympiakos yang juga dimiliki Evangelos Marinakis.
Dokumen Companies House menunjukkan bahwa pengalihan kendali Forest ke blind trust baru dilakukan pada 29 April, dan Marinakis kembali menjadi pengendali utama pada 6 Juni.
Palace menuntut transparansi atas dokumen dan komunikasi antara UEFA dan Forest yang mereka nilai dapat membuktikan adanya standar ganda.
Forest sendiri menegaskan bahwa mereka telah memenuhi semua tenggat waktu yang ditetapkan dan kini menunjuk penasihat hukum untuk mengikuti proses hukum di CAS.
Selain itu, Palace juga membantah bahwa John Textor memiliki pengaruh signifikan di klub. Mereka menyebutkan bahwa saham Textor hanya memberikan 25% hak suara, sementara sisanya dipegang oleh Steve Parish dan dua mitra diam lainnya.
Sidang ini akan ditangani secara cepat oleh CAS karena undian babak play-off Liga Konferensi tempat Palace saat ini dijadwalkan bermain, akan digelar pada Senin (4/8) waktu setempat.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
