
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel dianggap kurang kreatif dalam membesut Three Lions. (Ig. England)
JawaPos.com - Dengan total tiga laga, dan raih tiga kemenangan pada kualifikasi UEFA Piala Dunia 2026. Secara statistik angka, perjalanan Inggris di Grup K tampak mulus ketika berlaga. Tapi, di balik statistik itu, kemenangan tipis 1-0 atas tim peringkat ke-173 dunia, Andorra tadi malam justru menimbulkan banyak pertanyaan dibandingkan jawaban soal peluang Inggris di Piala Dunia musim panas ini.
Melansir melalui laman skysports, Inggris yang bertolak ke stadion RCDE, Spanyol tampak sepi tanpa dihadiri penonton yang banyak, sorakan kecewa terdengar ketika wasit meniup peluit babak pertama. Para pendukung Three Lions yang rela terbang ke Spanyol tak menemukan sesuatu hal istimewa untuk dibanggakan.
Permainan Inggris di bawah Thomas Tuchel justru tumpul dan lamban dari segi menyerang. Hingga akhirnya gol pun tercipta ketika babak kedua dimulai, Harry Kane yang mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Noni Madueke.
Madueke, winger asal klub Chelsea, menjadi satu dari sedikit sorotan positif pada laga malam itu. Tempo irama permainan yang agresif darinya sempat memberi napas segar di tengah permainan yang lebih mirip uji coba internal. Namun, alih-alih menuntaskan peluang emas menjelang menit akhir, ia justru memilih mengoper ke Anthony Gordon dan hal ini merupakan sebuah keputusan yang mempertegas atas ketidakpastian lini depan timnas Inggris.
Selain tempo permainan yang lamban dan kurang agresif dari skuad asuhan Tuchel selama laga berlangsung, pelatih berdarah Jerman itu justru kembali bereksperimen, dengan menaruh Curtis Jones sebagai bek kanan darurat.
Hal tersebut menjadikan segi permainan yang tidak sinkron dan minim kreativitas, serta Dan Burn tertinggal langkah, sementara Cole Palmer terlihat bingung dalam menentukan peran selama laga berlangsung. Dari banyaknya pemain, hanya Jude Bellingham dan Morgan Rogers yang sesekali menunjukkan kelas permainan mereka, sementara aktor pengganti Eberechi Eze nyaris mencetak gol lewat sundulan yang telat.
Masalah lama pun kembali menghantui Three Lions, Inggris kesulitan menembus pertahanan rapat tim lawan yang saat ini peringkat ke-173. Kurangnya kreativitas dan ketajaman di sepertiga akhir membuat publik ragu apakah Tuchel benar-benar bisa membawa tim ini melangkah jauh di turnamen besar mendatang nanti.
Meskipun demikian, segi permainan Inggris pada Sabtu malam kemarin terbilang kurang kreatif, Kemenangan tetap pada genggaman Three Lions. Tapi jika performa seperti ini berlanjut, euforia Tuchel dalam membesut asuhan Inggris bisa berubah jadi keprihatinan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
