Luka Modric (Dok. Instagram @lukamodric10)
JawaPos.com - Luka Modrić secara resmi mengumumkan akan meninggalkan Real Madrid setelah Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, mengakhiri karier legendarisnya yang sudah lebih dari satu dekade di Santiago Bernabéu.
Meskipun gelandang Kroasia itu sebelumnya menyatakan ingin pensiun sebagai pemain Madrid, keputusan ini telah diambil dan bukan sesuatu yang mudah.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (24/5), berikut adalah empat alasan di balik keputusan Luka Modrić untuk tidak bermain dengan Los Blancos musim depan.
1. Perpisahan yang Disepakati Bukan Diinginkan
Dalam surat perpisahan yang ia tulis di media sosial pribadinya pada Kamis (22/5), Modrić mengakui bahwa ini adalah "momen yang tidak pernah saya inginkan," namun keputusan tersebut sudah final.
Real Madrid sendiri mengonfirmasi melalui pernyataan resmi bahwa kedua belah pihak sepakat untuk berpisah setelah Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, yang berarti Modrić akan pergi pada musim panas ini.
2. Usia, Evolusi serta Proyek Baru
Di usianya yang menginjak 39 tahun dan akan berusia 40 tahun pada September nanti, Modrić memang terus memberikan kontribusi yang berarti di bawah asuhan Carlo Ancelotti, tetapi tidak sesering musim-musim sebelumnya.
Meskipun ia tampil solid dalam memimpin locker room, Real Madrid kini memprioritaskan perubahan generasi dengan membangun masa depan di sekitar gelandang muda seperti Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, Aurélien Tchouaméni, Federico Valverde, serta bintang seperti Kylian Mbappé dan Vinicius Junior.
Mempertahankan Modrić semusim lagi dikhawatirkan bisa menghambat transisi ini. Sebaliknya, klub memilih untuk memberikan perpisahan yang terhormat sambil membuka jalan bagi generasi berikutnya.
3. Peran yang Tidak Sesuai untuk Klub
Meski Modrić menunjukkan bahwa ia masih bisa bersaing di level tertinggi, perannya semakin menjadi sekunder. Dalam pertandingan-pertandingan penting, ia sering diturunkan sebagai pemain pengganti alih-alih sebagai pemain inti.
Meskipun ia menerima perannya dengan profesionalisme dan kerendahan hati, peran itu tidak lagi sesuai dengan harapan seorang pemain yang telah menjadi jantung lini tengah Real Madrid selama lebih dari satu dekade.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
