Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 April 2025 | 23.12 WIB

Juventus dan Arkadiusz Milik Sepakat Berpisah di Akhir Musim, Cedera Jadi Penyebab Utama Bomber Polandia

Arkadiusz Milik dalam balutan seragam Juventus musim terakhirnya berakhir tanpa penampilan akibat cedera.(@arekmilik) - Image

Arkadiusz Milik dalam balutan seragam Juventus musim terakhirnya berakhir tanpa penampilan akibat cedera.(@arekmilik)

JawaPos.com- Hubungan antara Juventus dan Arkadiusz Milik dikabarkan akan resmi berakhir pada akhir musim 2024/2025. Keputusan ini muncul setelah sang striker asal Polandia tak tampil satu menit pun musim ini akibat cedera yang terus menghantuinya. Musim tanpa kontribusi tersebut akhirnya memaksa kedua belah pihak untuk mengevaluasi masa depan mereka secara realistis.

Milik sejatinya menutup musim lalu dengan performa menjanjikan, mencetak beberapa gol penting dan menjadi pelapis berpengalaman di lini depan Juventus. Ekspektasi terhadap dirinya cukup tinggi menjelang musim baru, tetapi nasib berkata lain. Saat membela tim nasional Polandia di musim panas lalu, Milik mengalami cedera serius yang bukan hanya membuatnya absen di Euro 2024, tetapi juga menggagalkan persiapannya bersama Juventus untuk musim 2024/2025.

Juventus kala itu masih optimistis bahwa Milik akan pulih tepat waktu, sehingga mereka memutuskan untuk tidak merekrut penyerang pelapis di bursa transfer musim panas. Keputusan itu kini terbukti merugikan, karena Juve terlalu bergantung pada Dusan Vlahovic di lini serang. Meski tampil cukup konsisten, kurangnya kedalaman skuad di lini depan membuat Si Nyonya Tua kesulitan dalam rotasi dan variasi serangan di sejumlah laga penting.

Menurut laporan dari Tuttomercatoweb, Juventus dan Milik kini telah mencapai kesepakatan bahwa berpisah adalah solusi terbaik bagi kedua pihak. Meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2026, jalan keluar akan difasilitasi pada akhir musim ini. Belum ada kejelasan apakah kepergian Milik akan berbentuk terminasi kontrak, transfer permanen, atau pinjaman dengan kewajiban beli.

Dari sisi Juventus, mempertahankan pemain yang terus berkutat dengan cedera dan belum ada kepastian soal kondisi fisiknya jelas bukan keputusan yang efisien. Sedangkan bagi Milik, pindah ke klub baru yang bersedia memberinya waktu untuk memulihkan diri dan kembali ke performa terbaik bisa menjadi peluang menghidupkan kembali kariernya.

Bisa jadi, ia akan mencari tantangan di liga yang lebih ringan secara fisik atau di tim yang memberi prioritas pada proses pemulihannya.

Situasi ini tentu mengecewakan bagi kedua pihak. Milik dikenal sebagai penyerang yang punya pengalaman, fisik kuat, dan insting mencetak gol yang terbukti. Namun dalam sepak bola, terkadang atribut terpenting adalah ketersediaan. Juventus kini dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa mereka tak bisa terus menunggu pemain yang belum tentu bisa kembali ke level terbaiknya.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore