Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Maret 2025 | 00.51 WIB

Liga Italia: Buntut AC Milan Kalah dari Bologna, Suporter Rossoneri Murka dan Tuntut Perubahan

Pemain AC Milan Kyle Walker melakukan protes ke wasit di laga melawan Feyenoord di Liga Champions. (Istimewa) - Image

Pemain AC Milan Kyle Walker melakukan protes ke wasit di laga melawan Feyenoord di Liga Champions. (Istimewa)

JawaPos.com- Suporter AC Milan meluapkan kekecewaan mereka setelah tim kesayangan takluk 1-2 dari Bologna dalam laga tunda Serie A 2024/2025. Kekalahan ini semakin memperburuk situasi bagi Milan yang tengah mengalami musim penuh inkonsistensi.

Dalam pertandingan yang digelar di markas Bologna pada Jumat (28/2), AC Milan sempat unggul lebih dulu lewat gol Rafael Leao. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah Bologna membalikkan keadaan melalui gol Santiago Castro dan Dan Ndoye.

Reaksi keras pun muncul dari para pendukung Milan. Seperti dilaporkan oleh Football Italia, Curva Sud kelompok ultras fanatik Milan mengibarkan spanduk bertuliskan "Only for the shirt", menegaskan bahwa dukungan mereka hanya untuk seragam Milan, bukan untuk individu pemain atau manajemen klub. Nyanyian protes menggema sepanjang pertandingan, menuntut para pemain untuk menunjukkan semangat juang yang lebih besar di lapangan.

Tak hanya pemain yang menjadi sasaran kemarahan, pemilik klub Gerry Cardinale dan para direktur juga mendapat kritik pedas dari suporter. Mereka menuntut agar Cardinale menjual klub dan meninggalkan Milan, karena dianggap gagal membawa tim kembali ke kejayaannya. Frustrasi ini bukanlah hal baru, mengingat performa Milan musim ini yang jauh dari harapan. Banyak penggemar merasa manajemen tidak membuat keputusan yang tepat dalam membangun tim yang kompetitif.

Kekalahan dari Bologna membuat posisi Milan semakin sulit. Saat ini, mereka tertahan di peringkat kedelapan klasemen Serie A dengan 41 poin, tertinggal jauh dari zona Liga Champions. Tekanan terhadap pelatih dan manajemen semakin besar, dengan tuntutan segera memperbaiki performa tim agar tetap bersaing di papan atas.

Suasana di tribun setelah peluit akhir berbunyi pun berubah drastis. Setelah nyanyian protes yang menggema sepanjang laga, para suporter Milan akhirnya terdiam, duduk di kursi dengan wajah penuh kekecewaan. Banyak dari mereka yang mulai kehilangan harapan. Keyakinan bahwa Milan bisa finis di empat besar dan kembali ke Liga Champions semakin memudar.

Keheningan yang menyelimuti stadion mencerminkan betapa sulitnya situasi Milan musim ini. Para penggemar berharap adanya perubahan signifikan demi membawa tim kembali ke jalur kemenangan dan meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore