Morgan Gibss-White merayakan golnya ke gawang Wolves bersama rekan-rekannya di lanjutan Liga Premier Inggris pekan ke-20 (Instagram Nottingham Forest)
JawaPos.com - Kemenangan atas Wolverhampton Wanderers pada pekan ke-20 Liga Inggris membawa Nottingham Forest kokoh di papan atas klasemen. Secara mengejutkan, tim yang nyaris terdegradasi musim lalu itu menjelma menjadi penantang serius gelar Liga Inggris 2024/2025.
Lewat tiga gol yang masing-masing disumbangkan Morgan Gibbs-White, Chris Wood, dan Taiwo Awoniyi ke gawang Wolves, pasukan Nuno Espirito Santo semakin nyaman di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 40 poin.
Forest berada satu tingkat di bawah Arsenal yang memiliki poin sama, tetapi unggul dalam agresivitas gol dan hanya tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Liverpool. Tim yang bermarkas di City Ground ini terlihat semakin serius untuk masuk dalam persaingan gelar juara liga musim ini.
Capaian tersebut terhitung mengejutkan mengingat musim lalu The Reds masih harus berjuang sampai pekan terakhir untuk terhindar dari zona merah. Bahkan raihan poinnya sementara ini sudah melebihi total 32 poin yang mereka kumpulkan di musim lalu.
Tiga poin yang Nottingham Forest curi dari Molineux, kandang Wolves, mengantarkan mereka pada enam kali kemenangan beruntun saat berlaga di kasta tertinggi Liga Inggris. Hal tersebut membuat catatan tersendiri bagi Ryan Yates dkk.
Dilansir dari media sosial resmi klub, catatan ini menjadi spesial karena terakhir kali mereka melakukan hal serupa adalah di musim 1966/1967 ketika era First Division.
Kebangkitan di laga melawan Man United usai kalah 3-0 dari Man City di pertandingan sebelumnya menjadi titik mula kemenangan beruntun ini didapatkan. Setelahnya mereka berhasil meraup poin penuh dalam laga kontra Aston Villa, Brentford, Tottenham Hotspur, Everton, dan terakhir Wolves.
Jika tren positif ini terus dilanjutkan, bukan tidak mungkin mereka akan mengakhiri liga dengan mengangkat trofi juara.
Nottingham Forest terakhir kali menjadi pemuncak klasemen akhir liga Inggris pada musim 1977/1978 yang kala itu ditangani oleh pelatih legenda Brian Clough. Mereka juga memiliki koleksi dua trofi Liga Champions Eropa.
Kejayaan yang tertinggal di masa lalu ini tentu ingin Forest ulang kembali. Penampilan impresif yang ditunjukkan anak asuh Nuno Espirito Santo di musim ini membawa keyakinan di benak tim dan suporter akan mengulang mimpi kejayaan tersebut.
Nottingham Forest kembali ke kasta tertinggi Liga Inggris pada musim 2022/2023 setelah 23 tahun terbenam di kasta kedua dan bahkan sempat turun hingga kasta ketiga pada musim 2005/2006.
Di dua musim pertama sekembalinya ke Liga Inggris, mereka selalu nyaris terdegradasi lagi jika saja tidak bisa memaksimalkan poin di akhir-akhir musim untuk keluar dari lubang jarum.
Nuno Espirito Santo yang baru ditunjuk di paruh musim 2023/2024 harus bekerja keras di sisa musim untuk memastikan kelanjutan nafas mereka di Liga Premier.
Meski menjalani musim yang impresif sejauh ini, pelatih asal Portugal itu tidak mau sesumbar dan meminta anak asuhnya untuk tetap rendah hati.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
