
Para pemain West Ham melakukan selebrasi setelah berhasil menjadi juara Liga Conference usai mengalahkan Fiorentina di final dengan skor 2-1 di Stadion Eden Arena, Praha, Kamis (8/6) dini hari WIB.
JawaPos.com - Klub Italia kembali merana setelah Fiorentina kalah di final Liga Conference dari West Ham United, Kamis (8/6) dini hari WIB. Sebelumnya di final Liga Europa, AS Roma kalah dari Sevilla lewat drama adu penalti.
Kini, publik Italia hanya bisa berharap Inter Milan yang bakal menghadapi Manchester City di final Liga Champions pada akhir pekan ini tak mengalami nasib serupa dengan AS Roma dan Fiorentina.
Seperti diketahui, Italia menguasai kompetisi Eropa musim 2022-23 dengan menempatkan wakilnya di babak final. AS Roma di final Liga Europa, Fiorentina di final Liga Conference, dan Inter Milan di final Liga Champions. Namun, AS Roma dan Fiorentina gagal untuk merengkuh trofi dan tinggal menanti kiprah Inter Milan.
Dalam laga final Liga Conference yang dihelat di Stadion Eden Arena, Praha, Fiorentina kalah setelah West Ham mencetak gol kedua jelang waktu normal berakhir lewat Jarrod Bowen. West Ham menang dengan skor 2-1.
West Ham sebelumnya unggul lebih dulu berkat tendangan penalti Said Benrahma, namun Fiorentina sempat membalas melalui gol dari Giacomo Bonaventura. Pada akhirnya, West Ham unggul 2-1 hingga laga berakhir berkat gol Jarrod Bowen. Ini merupakan gelar Eropa pertama West Ham selama 58 tahun setelah terakhir kali menjuarai UEFA Cup Winners pada musim 1964-65 silam.
Pada pertandingan ini sebenarnya Fiorentina mendominasi jalannya laga dengan mencatatkan 68 persen penguasaan bola dan melepaskan 17 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran, namun West Ham dapat tampil efektif.
Pada babak pertama West Ham mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan memberikan ancaman melalui tendangan yang dilepaskan oleh Michail Antonio, namun bola masih dapat dihalau kiper Fiorentina Pietro Terracciano. The Hammers kembali memberikan ancaman, kali ini melalui tendangan yang dilepaskan oleh Declan Rice, namun upaya tersebut masih belum menemui sasaran.
Selanjutnya menjelang berakhirnya babak pertama Fiorentina sempat mencetak gol melalui tendangan penyerang Luka Jovic, namun dianulir oleh wasit karena pemain asal Serbia tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, West Ham mendapatkan peluang untuk unggul terlebih dahulu setelah diberikan hadiah tendangan penalti oleh wasit karena Cristiano Biraghi melakukan hands ball di kotak terlarang. Said Benrahma yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya usai tendangannya tak mampu ditebak dengan benar oleh Terracciano sehingga skor berubah 1-0 untuk keunggulan West Ham pada menit ke-62.
Hanya berselang lima menit, Fiorentina mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai umpan dari Nicolas Gonzales dapat dikonversi menjadi gol oleh Giacomo Bonaventura.
Pada menit terakhir babak kedua, West Ham mampu kembali unggul melalui gol yang dicetak oleh Jarrod Bowen memanfaatkan umpan terobosan dari Lucas Paqueta sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Tertinggal satu gol, Fiorentina terus berupaya untuk mencari gol penyeimbang di waktu yang tersisa, namun hingga berakhirnya babak kedua, skor 2-1 untuk keunggulan West Ham tetap bertahan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
