
Michael Carrick berbicara dalam konferensi pers setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United (Manchester United)
JawaPos.com - Manchester United tampaknya tidak akan terburu-buru menentukan pelatihnya meski Michael Carrick tampil gemilang ketika ia di tunjuk sebagai carateker pelatih kepala. Dalam tiga laga, Carrick meraih tiga kemenangan, termasuk mengalahkan tim-tim besar seperti Pep Guardiola, Mikel Arteta, dan Marco Silva.
Hasil ini membawa Setan Merah pelan pelan mulai mendekati posisi empat besar, dan membuka peluang kembali untuk loloske Liga Champions musim depan. Meski performa Carrick mengesankan, klub tetap memilih langkah hati-hati. Sejak pemecatan Ruben Amorim pada 5 Januari, United berkomitmen menjalankan “proses yang tepat” untuk menilai semua kandidat yang layak.
Alasan keterlambatan pengumuman antara lain untuk meminimalkan risiko salah pilih dan memberi waktu mempertimbangkan kandidat yang saat ini masih terikat kontrak di klub lain atau tim nasional.
Sejarah juga menjadi bahan pertimbangan. Saat Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai pelatih interim pada 2018 setelah Jose Mourinho dipecat, United sempat meraih delapan kemenangan beruntun.
Hasil positif itu membuat klub langsung memberinya kontrak tiga tahun. Namun, performa tim akhirnya menurun drastis di akhir musim, menimbulkan pertanyaan apakah keputusan terburu-buru tersebut tepat.
Selain itu, banyak kandidat pelatih potensial yang saat ini masih melatih klub atau tim nasional, termasuk Oliver Glasner (Crystal Palace), Andoni Iraola (Bournemouth), Marco Silva (Fulham), hingga pelatih tim nasional seperti Thomas Tuchel, Mauricio Pochettino, Carlo Ancelotti, dan Julian Nagelsmann.
Menandatangani kontrak dengan pelatih tim nasional menjelang turnamen besar, seperti Piala Dunia, dianggap terlalu berisiko dan bisa memicu kontroversi, seperti yang pernah terjadi pada Julen Lopetegui dan Bobby Robson.
Di tengah ketidakpastian ini, Carrick tetap tenang dan fokus pada tim. “Saya tidak khawatir. Para pemain lebih baik dari yang bisa dibayangkan,” ujar Carrick dikutip dari bcc.com, menegaskan bahwa suasana tim saat sedang dimasa positif.
United juga harus mempertimbangkan kontrak pemain yang akan habis, seperti Harry Maguire, serta target transfer mendatangkan pemain incara mereka, termasuk Elliott Anderson, Adam Wharton, dan Carlos Baleba.
Keputusan tepat untuk memilih pelatih permanen menjadi kunci agar Setan Merah bisa melanjutkan tren positif dan menatap musim depan dengan lebih stabil.
Meski keputusan resmi masih belum diambil, satu hal yang jelas Carrick telah menunjukkan bahwa ia mampu memimpin tim menghadapi tekanan, dan United tampaknya lebih memilih menunggu momen yang tepat daripada terburu-buru membuat keputusan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
