Enzo Maresca (Bein Sports)
JawaPos.com – Chelsea resmi memberhentikan Enzo Maresca dari jabatannya sebagai kepala pelatih setelah hubungan keduanya dinilai tidak lagi dapat dipertahankan.
Keputusan tersebut diambil menyusul serangkaian persoalan internal dan penurunan performa tim yang memicu ketegangan serius antara Maresca dan manajemen klub.
Berikut 4 alasan utama Chelsea sepakat memberhentikan Enzo Maresca sebagai kepala pelatih, seperti dilansir dari laman Daily Mail pada Jum'at (2/1).
Manajemen Chelsea menilai Enzo Maresca tidak memiliki ketahanan mental dan kematangan emosional yang dibutuhkan untuk memimpin klub besar. Penilaian tersebut disampaikan dalam pengarahan internal.
Klub menilai respons emosional Maresca dalam beberapa situasi krusial telah mencerminkan ketidakstabilan dalam pengambilan keputusan. Hal ini dianggap berdampak negatif terhadap atmosfer tim dan profesionalisme internal klub.
Baca Juga: Chelsea Gercep Cari Pelatih Baru usai Pecat Enzo Maresca, Liam Rosenior Jadi Kandidat Terkuat
Chelsea menyoroti adanya gesekan berkelanjutan antara Maresca dan departemen medis klub terkait penanganan pemain cedera. Maresca disebut mengabaikan rekomendasi medis dan memaksakan pemain yang belum sepenuhnya pulih untuk bermain terlalu lama.
Sikap tersebut dinilai berisiko terhadap kesehatan jangka panjang pemain dan stabilitas skuad. Perbedaan pandangan ini menjadi salah satu faktor utama rusaknya kepercayaan manajemen terhadap sang pelatih.
Manajemen klub juga menilai Maresca melakukan tindakan yang dianggap tidak profesional, termasuk melewatkan konferensi pers pascapertandingan dengan alasan sakit.
Chelsea meyakini Maresca tidak benar-benar sakit dan menilai ketidakhadirannya sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap klub. Keputusan tersebut juga dinilai tidak adil bagi staf pelatih, khususnya Willy Caballero yang harus menggantikannya. Insiden ini semakin memperburuk hubungan Maresca dengan petinggi klub.
Chelsea hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir Liga Inggris di bawah kepemimpinan Maresca. Penurunan performa tersebut membuat posisi klub di kompetisi domestik dan Eropa semakin terancam.
Selain itu, laporan yang mengaitkan Maresca dengan kemungkinan kembali ke Manchester City turut memicu keraguan manajemen. Isu tersebut memperkuat keyakinan klub bahwa perubahan pelatih diperlukan demi menjaga fokus dan stabilitas tim.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
