
Selebrasi Harry Kane usai cetak dua gol untuk timnas Inggris. (Reuters/Peter Cziborra)
JawaPos.com-Inggris tidak mendapat cukup penghargaan atas rekor luar biasa mereka dalam kualifikasi turnamen besar. Kapten Three Lions Harry Kane mencetak dua gol saat Inggris mengalahkan Albania 2-0 pada Senin (18/11) dini hari untuk menutup kampanye kualifikasi yang sempurna untuk Piala Dunia tahun depan.
Inggris memenangkan semua pertandingan. Mereka mencetak 22 gol dan tidak kebobolan satu gol pun.
The Three Lions menjadi tim Eropa kedua yang memenangkan 100 persen pertandingan mereka dalam kualifikasi Piala Dunia tanpa kebobolan. Yugoslavia pernah melakukannya dalam kualifikasi Piala Dunia 1954 (empat pertandingan).
Inggris kini telah lolos ke delapan Piala Dunia berturut-turut, sementara mereka telah memenangkan 11 pertandingan kompetitif berturut-turut untuk pertama kalinya. Namun Harry Kane merasa Three Lions tidak mendapatkan pujian yang pantas atas penampilan mereka.
"Kapan pun Anda menciptakan sejarah, itu menunjukkan bahwa Anda berada di jalan yang benar," kata Kane, seperti dilansir ESPN.
"Saya rasa kami telah melewati banyak babak kualifikasi yang hebat dalam sejarah baru-baru ini, dan kami telah melampauinya dengan babak kualifikasi ini. Jadi, kami sangat bangga dengan kerja keras yang telah kami lakukan," ujar dia.
"Saya tahu terkadang kami mungkin tidak mendapatkan penghargaan atas kemenangan dan kampanye seperti ini, tetapi kami telah melakukan pekerjaan kami, kami telah melakukan apa yang perlu kami lakukan, dan kami telah melakukannya dengan gaya juga," tutur Kane.
"Kita bisa sangat bangga akan hal itu dan menantikan tahun baru sekarang," ucap dia.
Rekor clean sheet Inggris juga menjadi poin yang sangat menggembirakan bagi Kane, meskipun pekerjaan terbaiknya dilakukan dalam penyerangan.
"Saya pikir itu menunjukkan apa yang mampu kami lakukan. Tidak kebobolan satu gol pun selama kurun waktu tersebut jelas merupakan pencapaian yang hebat, dan intinya adalah clean sheet akan membawa Anda memenangkan turnamen," papar Harry Kane.
"Clean sheet membawa kami ke dua final dan semifinal, dan ketika Anda mencapai pertandingan terbesar, Anda harus solid, Anda harus kompak, Anda harus mampu mempertahankan kotak Anda, dan kami telah menunjukkan bahwa kami bisa melakukannya," tandas Kane.
"Lalu Anda menambahkan pemain yang kami miliki di lini serang dan lini tengah, kami adalah tim yang sulit dikalahkan. Tapi perjalanan masih panjang, kita tidak akan terlena. Saya pikir itulah sifat khusus kelompok ini," imbuh dia.
"Kami hanya menantikan kamp berikutnya, yang jelas masih beberapa waktu lagi. Tapi kami akan pergi, beristirahat, lalu kembali bersama di bulan Maret dan mencoba melanjutkan momentum ini," ucap Kane.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
