Toni Kross dan Vinicius Junior saat bermain bersama di Real Madrid. (Instagram/@toni.kr8s)
JawaPos.com – Legenda Real Madrid, Toni Kroos, memberikan dukungan kepada mantan rekannya, Vinicius Junior, setelah insiden kontroversial saat pertandingan melawan Barcelona di El Clasico. Vinicius terlihat meninggalkan lapangan dengan emosi yang tinggi setelah digantikan oleh Xabi Alonso, yang terjadi pada menit ke-72. Aksi tersebut sedikit mencoreng suasana kemenangan Madrid atas rivalnya, yang merupakan kemenangan pertama dalam lebih dari setahun.
Ketika Vinicius meninggalkan lapangan, ia menunjukkan kemarahan dan frustrasi, yang menjadi sorotan banyak pihak. Dalam sebuah podcast bertajuk Einfach mal Luppen, Kroos yang kini berusia 35 tahun, berbicara tentang ketegangan yang mungkin muncul dalam tim meskipun mereka berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.
Kroos mengungkapkan, “Ketika Anda bermain luar biasa, terutama dalam pertandingan seperti ini, Anda tidak senang (jika digantikan). Saya juga tidak pernah suka diganti. Tapi sejujurnya, saya tidak pernah langsung ke ruang ganti setelahnya.” Dia menekankan bahwa situasi seperti itu sangat emosional bagi para pemain yang terlibat.
"Kita selalu bisa menilai dari luar (lapangan). Tapi saya ingin menunjukkan bahwa, pada kenyataannya, tak seorang pun kecuali mereka (para pemain) yang ada di laga El Clasico, di depan 80.000 penggemar, unggul 2-1, tahu bahwa kita inginkan adalah digantikan," lanjutnya.
Pernyataan ini menunjukkan betapa sulitnya bagi seorang pemain untuk berpisah dari momen berharga ketika mereka merasa sedang tampil baik.
"Emosi itu (saat diganti), tak seorang pun yang bisa menilai pada akhirnya untuk membayangkan hal tersebut. Mayoritas yang menilai itu (emosi Vinicius) tidak bisa menempatkan diri di posisinya," tambahnya.
Dia percaya bahwa setelah situasi mereda, Vinicius mungkin akan merenungkan reaksinya. Meskipun perilakunya tidak ideal, Kroos menekankan pentingnya memahami konteks emosional yang dihadapi pemain dalam pertandingan besar seperti El Clasico.
Walaupun ada kabar mengenai ketegangan antara Vinicius dan Alonso, Kroos tetap optimistis bahwa situasi ini tidak akan berdampak signifikan pada suasana di ruang ganti Los Blancos.
“Saya sudah mengalaminya berkali-kali, kita tidak harus selalu menganggap segala sesuatu terlalu serius. Manajer (Alonso) juga cenderung tidak melakukannya, terutama yang merupakan mantan pemain,” ujarnya, memberikan pandangan bahwa hubungan antar pemain dan pelatih bisa tetap harmonis meskipun ada perbedaan pendapat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
