
Pemain baru AC Milan Ardon Jashari. (Dok. Ardon Jashari)
JawaPos.com - AC Milan berusaha memperkuat lini tengahnya musim depan. Untuk itu, mereka resmi mendatangkan gelandang bertahan Ardon Jashari yang sudah melakukan debutnya pada laga persahabatan melawan Leeds United, Sabtu (9/8).
Legenda AC Milan, Andrea Pirlo menjadi pemain panutan Ardon Jashari yang membuatnya tertarik datang ke San Siro. "Sejarah Milan berbicara sendiri; begitu banyak pemain hebat yang datang ke sini. Pirlo adalah idola saya sejak kecil. Waktu kecil, saya suka menonton AC Milan dan Barcelona. Saya pernah ke San Siro sebelumnya, dan saya tak sabar untuk bermain di sini," ucapnya dikutip dari laman resmi klub, Jumat (15/8).
Kepindahan Ardon Jashari ke AC Milan memang melalui proses transfer yang begitu lama. Namun direktur olahraga AC Milan, Igli Tare terus memberikan dukungan pada dirinya untuk bisa berganti kostum musim depan. "Butuh waktu yang cukup lama. Begitu Tare dan saya menghubungi, niat saya sudah jelas, dan dia terus mendukung saya. Saya tahu negosiasi ini akan sulit; saya pemain penting Club Brugge. Kami harus bersabar. Saya sudah berjanji kepada Klub," tutur gelandang 23 tahun tersebut.
Bahkan, Rossoneri juga mendapatkan persaingan dari rival sekotanya Inter Milan untuk mendapatkan pemain kelahiran Cham, Swiss itu. Namun Jashari menegaskan bahwa dia hanya ingin pindah ke AC Milan. "Inter tertarik padaku? Aku hanya ingin AC Milan. Aku tahu betapa pentingnya derby bagi para penggemar, tapi yang terpenting adalah membawa AC Milan kembali ke puncak," ucapnya.
Setelah resmi didatangkan Ardon Jashari, bertekad untuk membawa AC Milan meraih kemenangan dan membuat pendukungnya senang. "Tekanan di AC Milan itu normal, dan itu tidak membuat saya takut. Saya akan bekerja sekeras mungkin, dan saya akan memberikan segalanya untuk membalas kepercayaan Klub kepada saya dan membuat para penggemar senang," ujar pemain timnas Swiss tersebut.
Di AC Milan, Massimiliano Allegri sebagai pelatih baru berencana untuk memainkannya di posisi enam dan sepuluh. Selain itu, Ardon Jashari juga senang untuk mencetak gol dan memberikan assist kepada tekan setimnya. "Peran saya? Allegri yang akan menentukan. Saya pernah bermain sebagai pemain nomor 6 dan 10, karena saya bisa bermain di pertahanan atau serangan. Yang terpenting adalah tidak kebobolan, tetapi tentu saja, saya suka mencetak gol dan memberikan assist," kata pemain nomor punggung 30 tersebut.
Sebagai gelandang yang masih muda, pemain timnas Swiss tersebut perlu banyak belajar dari gelandang berpengalaman, salah satunya adalah Luka Modric. Jashari sangat tidak sabar untuk segera bermain dengan salah satu gelandang kelas dunia tersebut. "Merupakan suatu keistimewaan bisa bermain bersama pemain top seperti Luka. Saya akan menikmatinya, dan itu pasti akan membantu perkembangan saya," pungkasnya.
Setelah menjalani rangkaian pertandingan pramusim, Ardon Jashari punya peluang untuk melakukan debut di kompetisi resmi saat AC Milan menghadapi Bari di Coppa Italia, 18 Agustus mendatang. Menarik dinantikan kiprahnya di laga tersebut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
