Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Juli 2025 | 18.45 WIB

Masa Depan Marcus Rashford di Ujung Tanduk, Pertemuan Khusus dengan Manajemen Manchester United

Marcus Rashford. (Instagram @marcusrashford)

 

JawaPos.com – Masa depan Marcus Rashford di Manchester United berada di ujung tanduk. Setelah menjadi simbol harapan Setan Merah selama hampir satu dekade, kini sang penyerang senior dikabarkan tak masuk dalam rencana pelatih Ruben Amorim. Bahkan, Man United disebut telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan Rashford untuk membahas kemungkinan perpisahan di musim panas ini.

Manchester United kembali menggelar sesi latihan pramusim pekan ini setelah menutup musim lalu dengan hasil mengecewakan. Finis di peringkat ke-15 klasemen akhir Premier League dan kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur menjadi pukulan telak bagi manajemen dan fans.

Kehadiran Ruben Amorim di kursi pelatih diharapkan membawa perubahan total. Namun, perubahan itu tak hanya soal kedatangan pemain baru, melainkan juga soal siapa saja yang harus angkat kaki dari Old Trafford. Dan, nama Marcus Rashford kini masuk dalam daftar pemain yang kemungkinan besar akan dilepas.

Pertemuan Khusus Dijadwalkan

Menurut laporan dari The Mirror, Rashford akan mengadakan pembicaraan langsung dengan pihak klub dalam waktu dekat. Amorim dikabarkan telah menyampaikan secara eksplisit bahwa Rashford tidak masuk dalam proyeksinya untuk musim 2025/2026.

"Marcus Rashford sudah kembali berlatih, namun sudah tak ada lagi tempat dari Ruben Amorim," tulis media tersebut.

Indikasi bahwa Rashford tidak lagi jadi bagian inti skuad sudah terlihat jelas saat sesi latihan. Meski sudah kembali berlatih, pemain berusia 27 tahun itu tidak terlihat bersama tim utama di Carrington. Bahkan, nomor punggung 10 yang selama ini identik dengan Rashford telah diberikan kepada rekrutan anyar, Matheus Cunha.

Tawaran dari Barcelona dan Masalah Gaji

Rashford memang masih menarik minat dari sejumlah klub top Eropa. Barcelona, misalnya, disebut-sebut sangat tertarik untuk memboyong pemain asal Inggris itu ke Camp Nou sebagai pengganti Nico Williams yang gagal direkrut.

Namun, ambisi Barca terbentur satu masalah besar: gaji Rashford yang sangat tinggi. Diketahui, Rashford saat ini menerima bayaran sekitar GBP 375 ribu per pekan, atau sekitar Rp 7,9 miliar. Jumlah itu jelas terlalu berat bagi Blaugrana yang tengah berjuang memangkas beban gaji skuad mereka.

Aston Villa, yang sempat meminjam Rashford pada paruh kedua musim lalu, juga tak mampu menebusnya secara permanen karena kendala finansial. Klub asal Birmingham itu masih dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, sehingga kemungkinan mempermanenkan Rashford pun pupus.

Kontrak Masih Panjang, Tapi Waktu Terbatas

Situasi Rashford semakin rumit karena kontraknya bersama Manchester United masih berlaku hingga 2028. Artinya, klub tidak akan melepasnya secara cuma-cuma begitu saja. Namun, di sisi lain, mempertahankan pemain dengan gaji tinggi yang tidak digunakan akan menjadi beban besar.

Man United bisa saja mempertimbangkan opsi pinjaman lagi. Tapi, langkah ini hanya akan menunda masalah serupa musim depan. Apalagi, jika Rashford gagal menemukan klub yang bersedia menanggung sebagian besar gajinya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore