
Alvaro Carreras (kanan) bersalaman dengan Vangelis Pavlidis (kiri). (Alvaro Carreras/Instagram).
JawaPos.com - Nama Alvaro Carreras belakangan ini mencuri perhatian publik sepak bola Eropa, terutama setelah Real Madrid dikabarkan serius membidiknya dari Benfica.
Menurut data dari Transfermarkt, pemain bernama lengkap Alvaro Fernandez Carreras ini lahir di Ferrol, Spanyol, pada 23 Maret 2003 dan kini berusia 22 tahun.
Berpostur tinggi 1,86 meter, Carreras dikenal sebagai bek kiri bertalenta yang juga mampu bermain sebagai gelandang kiri atau bahkan bek tengah.
Dikenal sebagai pemain bertipe kaki kiri, Carreras menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Saat ini, sang pemain berada di bawah naungan agensi Be Loyal by Gines dan memperkuat SL Benfica sebagai bagian dari skuad utama.
Benfica secara resmi mengontrak Carreras secara permanen pada 1 Juli 2024 dengan masa kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2029. Menariknya, hanya dalam hitungan bulan, nilai pasarnya telah melonjak hingga menyentuh angka Rp 486,69 miliar.
Lalu, apa saja fakta menarik di balik minat Real Madrid terhadap Carreras? Berikut enam poin penting yang telah dirangkum dari New York Times pada Selasa (21/5) yang sayang untuk dilewatkan.
1. Alvaro Carreras Kembali Dilirik oleh ‘Mantan’
Alvaro Carreras pernah menimba ilmu di akademi Real Madrid pada periode 2017 hingga 2020, tetapi tidak sempat mencicipi menit bermain di tim utama.
Kini, setelah beberapa tahun berselang, Los Blancos justru menunjukkan minat untuk memboyong kembali sang bek kiri yang dulu pernah mereka lepas.
Hal ini menunjukkan bagaimana klub besar tetap memantau perkembangan mantan pemain mudanya, bahkan setelah mereka sempat gagal bersinar di awal.
2. Manchester United Punya Klausul Beli Balik tapi Tidak Dipakai
Salah satu hal menarik dari saga transfer Alvaro Carreras adalah fakta bahwa Manchester United sebenarnya masih memegang klausul pembelian kembali senilai €18 juta.
Namun, alih-alih memanfaatkan opsi tersebut, klub asal Inggris itu justru memilih untuk mendatangkan pemain lain, seperti Patrick Dorgu dari Lecce.
Keputusan ini mencerminkan dinamika unik dalam strategi transfer klub-klub besar yang tidak selalu mengandalkan hak yang sudah ada, tetapi lebih menyesuaikan dengan kebutuhan tim dan perkembangan pasar saat itu.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
